Jakarta, Indonesia | Tuesday, 11-12-2018

NEWS UPDATE

Rusia Kembali Bantah Halangi Penyelidikan Kimia Di Suriah

RWS | Selasa,17 Apr 2018 - 14:53:30 WIB

Juru Bicara Presiden Rusia Dmitry Peskov/ foto ist

CityPost – Rusia saat ini kembali dituding oleh barat terkait adanya upaya untuk menghalangi penyelidikan dugaan penggunaan senjata kimia di Douma, Suriah. Hal itu lantas dibantah dengan tegas oleh Moskow.

Rusia menyebutkan bahwa pihaknya berkeinginan misi pencari fakta terus bergerak dan  bekerja dan tuduhan tersebut dianggap tidak mendasar sama sekali.

Juru Bicara Presiden Rusia Dmitry Peskov menyebutkan pihaknya mendukung penyelidikan yang tidak memihak sama sekali.

“Kami menganggao tuduhan seperti itu terhadap Rusia tidak berdasar, Moskow mendukung penyelidikan yang tidak memihak,” tegas Peskov.

Senada dengan Peskov, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov juga membantah bahwa Rusia mencampuri urusan penyelidikan dugaan penggunaan senjata kimia di Suriah.

“Saya dapat menjamin bahwa Rusia tidak akan merusak tempat itu,” tegas Lavrov.

Bahkan Lavrov menegaskan bahwa bukti yang digunakan oleh pihak Amerika Serikat, Inggris dan Perancis diperoleh melalui laporan media dan media sosial yang mereka jadikan dasar untuk melakukan serangan rudal ke Suriah. Dia juga membantah adanya serangan penggunaan senjata kimia di Suriah. Lavrov juga menuding serangan yang dilancarkan Inggris tengah menewaskan lebih dari 40 orang disana.

Disebutkan sebelumnya, delegasi Inggris ke Organisasi untuk Larangan Senjata Kimia yang ada di Den Haag menyampaikan bahwa Rusia dan Suriah belum memberikan akses ke Douma dimana waktu itu serangan mematikan terjadi disana. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar