Jakarta, Indonesia | Saturday, 23-06-2018

NEWS UPDATE

Satgas Pangan Akan Bawa Penimbun Sembako ke Ranah Hukum

AL | Jumat,25 Mei 2018 - 16:57:44 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Pekanbaru, CityPost - Ketua Satgas Pangan Provinsi Riau, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan melarang para pelaku usaha melakukan penimbunan karena ancaman pidana menunggu para pelaku usaha yang nakal.

"Kita tidak bermaksud untuk menakut-nakuti. Tapi tegas, kalau ada pelanggaran seperti penimbunan, kita proses secara hukum," katanya di Pekanbaru, Jum`at (25/5/18).

Gidion menyebutkan, salah satu jenis pidana yang bisa diterapkan kepada pelaku usaha nakal melalui undang-undang adalah tindak pidana ekonomi. Untuk mengantisipasi terjadinya penimbunan pihaknya telah menggelar pertemuan dengan berbagai pihak, salah satu yang utama adalah pelaku usaha.

"Sudah kita kumpulkan pelaku usaha, terutama untuk beras dan gula. Mereka sudah memahami itu," ujarnya

Menurut Gidion yang juga menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, sejauh ini stok sembako di Provinsi Riau tergolong aman. Ia menyampaikan hal itu setelah menggelar inspeksi mendadak di Paar Induk Pekanbaru bersama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau. Gidion menambahkan, satu hal yang dikhawatirkan terkait pasokan sembako di Riau adalah bencana alam. Provinsi Riau yang hingga kini masih mengandalkan pasokan sembako dari luar Provinsi rentan kesulitan bahan pangan jika terjadi bencana alam, yang berujung pada putusnya arus lalu lintas

"Untuk menyiasati itu kita juga sudah berkoordinasi dengan dinas PUPR Riau untuk menyiapkan alat berat di titik-titik rawan," imbuhnya.

Gidion menyampaikan, dari pengawasan Satgas Pangan di sejumlah wilayah di Riau terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, salah satunya adalah kabupaten Indragiri Hulu. Gidion mengatakan, pihaknya segera menagani situasi itu dengan melakukan operasi pasar serta menganalisa penyebab kenaikan harga kebutuhan pokok. (red/ist) 


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar