Jakarta, Indonesia | Wednesday, 15-08-2018

NEWS UPDATE

Sejarah : Dokter Afsel Berhasil LakukanTransplantasi Penis

RWS | Minggu,22 Okt 2017 - 16:41:35 WIB

Dokter di Afrika Selatan berhasil lakukan transplantasi penis/foto ist telegraph.uk

CityPost – Untuk pertama kalinya didunia, sekelompok dokter asal Afrika Selatan berhasil mentransplantasi penis yang dilakukan kepada pasien seorang pemuda berusia 21 tahun.

Pemuda yang hingga kini dirahasiakan namanya dikabarkan telah kehilangan sebagian penisnya karena kesalahan sunat tradisional yang dilakukan sejak usianya 18 tahun.

Operasi tersebut diakui para dokter sebagai langkah yang sulit pasalnya pembuluh darah yang ada dipenis sangat halus. Kendati demikian operasi transplantasi yang dilakukan para ahli bedah Fakultas Kedokteran Universitas Stellenbosch dan Universitas Tygerberg ini berhasil dilakukan. Pasien berhasil buang air kecil dan ereksi seperti yang diharapkan para dokter.

“Operasi ini jelas sangat lebih sulit. Ukuran pembuluh darah penis 1,5 milimeter sedangkan pembuluh darah ginjal berukuran 1 sentimeter,” ujar Andre Van der Merwe seorang ahli bedah yang melakukan operasi.

Operasi tersebut dilakukan selama 9 jam dengan mengikuti teknik bedah operasi transplantasi wajah agar pembuluh darah dan syaraf yang mungil bisa tersambung kembali. Walhasil kendati dikatakan untuk menormalkan semua fungsi membutuhkan waktu dua tahun, namun beberapa saat setelah operasi pasien sudah bisa buang air kecil dan ereksi.

Sayangnya keberhasilan ini malah memicu kontroversi dari para praktisi etika kedokteran yang mengatakan transplantasi ginjal dan jantung lebih penting karena dekat dengan kematian ketimbang penis yang jauh dari kematian.

Sementara itu, Andre Van der Merwe sendiri menyikapi kontrakdiksi tersebut dengan mengatakan bahwa pria yang mengalami pengebirian distigmatisasi dan bunuh diri.

“anda mungkin bisa mengatakan hal itu tidak menyelamatkan nyawa. Namun, banyak pria-pria yang mengalami pengebirian distigmatisasi dan bunuh diri. Intinya jika anda tidak punya penis, anda mati. Sedangkan jika penis bisa ditransplantasi, anda bisa memberikan kehidupan pada seseorang,” tegas dokter Van der. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar