Jakarta, Indonesia | Saturday, 21-07-2018

NEWS UPDATE

Sejumlah Dubes di Indonesia Tolak Pasal LGBT

AL | Selasa,13 Feb 2018 - 12:56:45 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jakarta, CityPost - Anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil membenarkan bahwa beberapa waktu lalu Sejumlah duta besar negara uni eropa di Indonesia telah menemui Komisi 

III DPR dan melakukan pertemuan tertutup dengan para anggota DPR. Dalam pertemuan itu, mereka memberi masukan terkait Revisi RUU KUHP salah satunya menolaak sejumlah persoalan moralitas, seperti zina, LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender) dalam revisi UU KUHP.

“Mereka mempertanyakan sejumlah hal terkait Revisi UU KUHP karena khawatir persoalan susila ini masuk dalam ketentuan formal atau diatur lebih luas dalam revisi UU KUHP," katanya di Jakarta, Selasa (13/2/18).

Menurut Nasir, para duta besar itu memberi masukan agar tidak mempidanakan masalah-masalah tersebut.  

"Mereka bilang kalau Indonesia itu negara toleransi dan demokrasi, supaya jangan mengatur hal-hal privat,” ujarnya.

Nasir menambahkan, para duta besar menyebut persoalan nilai-nilai kesusilaan adalah persoalan pribadi atau privat. Tidak ada urusannya dengan masalah keluarga, masyarakat dan negara. Nasir tak lupa mengucapkan terima kasih kepada para duta besar yang telah memberikan masukan terkait revisi RUU KUHP. Namun ia menegaskan tidak sepakat dengan mereka karena menurutnya masalah susila ini akan mengancam ketahanan keluarga, sosial di masyarakat, dan pada gilirannya akan mengancam ketahanan negara. 

"Terima kasih atas masukannya. Tapi bagaimana pun juga kita adalah negara yang berdaulat. Bahwa nilai-nilai barat yang dianut barat dengan nilai-nilai Indonesia, yang mayoritas mengandung nilai-nilai agama, berbeda dengan mereka,” tegasnya. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar