Jakarta, Indonesia | Friday, 25-05-2018

NEWS UPDATE

Seorang Bayi Tewas Terkena Gas Airmata Israel

RWS | Rabu,16 Mei 2018 - 18:46:54 WIB

Bentrok demonstran dengan tentara Israel di Jalur Gaza/foto ist

CityPost – Peristiwa bentrokan yang terjadi dijalur perbatasan Gaza dan Israel saat aksi demonstrasi terjadi dilaporkan telah menewaskan seorang bayi perempuan Palestina yang bernama Leila al-Ghandour.

Leila dikabarkan meninggal setelah menghirup gas airmata yang ditembakkan tentara Israel saat bentrokan itu terjadi dan dianggap sejarah kematian terburuk untuk warga Palestina.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Gaza menyebutkan bahwa Leila yang masih berusia delapan bulan terpapar gas airmata ditimur Kota Gaza pada Senin (14/5) lalu dan dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (15/5).

Kematian Leila menambah daftar panjang jumlah korban tewas ditangan tentara Israel yang kini total berjumlah 58 orang. Sebagian besar mereka tewas ditangan sniper alias penembak jitu Israel.

Melansir pemberitaan Ahram online dilaporkan hingga kini belum jelas dan ada keterangan yang menyebutkan jarak Leila sibayi delapan bulan dengan pagar perbatasan hingga dia tewas terpapar gas airmata.

Diketahui, aksi protes yang dilancarkan warga Palestina telah terjadi sejak 30 Maret lalu dan telah diperluas dilima titik perbatasan. Namun, kejadian paling memilukan dan terburuk pecah pada Senin (14/5) lalu dimana saat itu bentrokan terjadi hingga  menyebabkan 50 warga Paletina tewas. Saat itu aksi protes juga dilayangkan untuk menolak peresmian dan pembukaan kedutaan besar AS di Yerusalem yang dihadiri oleh Ivanka Trump dan Jared Kushner, suaminya yang notabene menjabat sebagai penasehat presiden AS. (RWS/ist)

 


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar