Jakarta, Indonesia | Saturday, 23-06-2018

NEWS UPDATE

Serangan Turki Dianggap Penghambat Operasi ISIS

RWS | Jumat,09 Mar 2018 - 03:40:15 WIB

Ilustrasi Gambar/foto ist

CityPost – Pihak Amerika Serikat melalui Kementerian Pertahanannya menyampaikan saat ini mereka mengakui bahwa serangan yang dilancarkan Turki terhadap milisi Suriah tengah berimbas pada perang melawan ISIS dan membuat ada jeda operasi di Suriah bagian Timur.

Sementara itu, Amerika dan Turki kendati mereka bersama-sama anggota Pakta pertahanan NATO, memiliki kepentingan berbeda dalam perang saudara Suriah dengan Washington terfokus pada upaya mengalahkan ISIS, sementara Turki ingin mencegah warga Kurdi Suriah memperoleh otonomi dan mengobarkan pemberontakan Kurdi di Turki.

Diketahui, Turki melancarkan serangan di Afrin pada Januari untuk melenyapkan milisi Kurdi YPG yang mereka anggap sebagai kelompok teroris yang terkait dengan pemberontakan Kurdi di Turki.

Dari sisi lain, Juru Bicara Pentagon Kolonel Robert Manning menyampaikan bahwa jeda operasi itu berarti sebagian operasi darat oleh Pasukan Demokratik Suriah, SDF, kelompok payung yang didukung Amerika yang didominasi YPG, telah ditangguhkan. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar