Jakarta, Indonesia | Saturday, 18-08-2018

NEWS UPDATE

Sikapi AS, Putin Serukan SKEB Terkait Perjanjian Nuklir

RWS | Sabtu,09 Jun 2018 - 18:45:37 WIB

Presiden Rusia, Vladimir Putin/ Foto ist

CityPost – Keluarnya Amerika Serikat dari perjanjian anti rudal balistik pada 2001 antara AS dan uni Soviet saat ini menjadi celaan Rusia. Menyikapi hal tersebut, Presiden Rusia Vladimir Putin menyerukan pembuatan Sistem Keamanan Eropa Baru (SKEB-red) yang ditujukan sebagai upaya untuk meruntuhkan paritas strategis dan memperingatkan kemungkinan adanya perang dunia ketiga yang bisa mengakhiri peradaban.

Putin mengatakan rudal balistik antar benua baru milik Rusia akan segera dioperasikan dan dia memberitahukan perihal tersebut kepada para penonton acara disebuah stasiun televisi.

“Kami berencana mengirim sistem rudal strategis yang paling kuat keangkatan bersenjata pada tahun 2020. Ini adalah rudal balistik super kuat baru Sarmat,” tegasnya.

Saat ini, Putin tengah mengapresiasi pasukan militernya. Dia mengatakan mereka telah membantu memerangi terorisme di Suriah dan menyebutkan tindakan mereka membantu menstabilkan situasi dinegara tersebut..

Hingga kini, Putin menegaskan belum berencana menarik pasukan militernya di Suriah dan kabarnya mereka akan tetap disana untuk melayani kepentingan suriah. Kendati demikian, Putin mengaku bisa menarik kapanpun pasukannya jika diperlukan. (RWS/ist)

 

 

 


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar