Jakarta, Indonesia | Sunday, 16-12-2018

NEWS UPDATE

Sikapi Sanksi AS, Iran Tegaskan Bakal Tutup Selat Hormuz

RWS | Kamis,06 Des 2018 - 13:23:09 WIB

Presiden Iran, Hassan Rouhani/Foto ist.

CityPost – Gencarnya tekanan dan sanksi yang ditujukan AS terhadap Iran saat ini kerap memicu kecaman balik daripihak Iran itu sendiri. Bahkan belum lama ini, Presiden Iran Hassan Rouhani tengah melayangkan ancaman bakal menutup Selat Hormuz, sebuah wilayah perairan yang digunakan untuk lalulintas pelayaran bagi sepertiga minyak yang diperdagangankan dunia melalui jalur laut.

Hal itu disampaikan Rouhani pada Selasa (4/12) lalu. Dia menegaskan upaya penutupan itu dilakukan sebagai jawaban ancaman pihak AS yang akan memblokir ekspor minyak mereka.

“Apabila suatu hari Amerika Serikat memutuskan untuk memblokir ekspor minyak Iran, tidak akan ada minya yang diekspor dari Teluk Persia,” tegas Rouhani seperti yang dilansir melalui televisi pemerintah setempat.

Diketahui, Selat Hormuz berada dibagian mulut Teluk Persia yang saat ini menjadi jalur penting dalam pengadaan pasokan energi global.

Selain itu, Rouhani juga menegaskan bahwa dia bertekad untuk terus mengekspor minyak mentahnya dan pihak Amerika Serikat tidak akan dapat mencegahnya.

Sejumlah ancaman itu kerap dikeluarkan Rouhani dalam menanggapi penyataan dan ancaman Presiden AS Donald Trump yang selalu menyatakan bakal pengurangi ekspor minyak Iran hingga ke titik nol. Ancaman itu disambut baik oleh sejumlah pejabat Iran, termasuk dari kelompok garis keras seperti Jenderal Qassem Soleimani, Komandan Quds, pasukan elit di Garda Revolusi Iran. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar