Jakarta, Indonesia | Monday, 21-05-2018

NEWS UPDATE

Singapura Bantah Kapal Pembawa Satu Ton Sabu Dari Wilayahnya

RWS | Selasa,13 Feb 2018 - 06:51:57 WIB

Momen penangkapan kapal Sunrise Glory pembawa sabu seberat satu ton di perairan Batam/ foto ist

CityPost – Peristiwa tertangkapnya sebuah kapal pengangkut narkotika jenis sabu-sabu seberat satu ton saat ini tengah mengegerkan dunia internasional. Terkait hal itu, pihak Badan Pusat Narkotika Singapura sendiri membantah bahwa kapal Sunrise Glory dengan satu ton sabu yang ditangkap Angkatan laut AS bersama BNN di Batam bukan berasal dari Singapura.

Badan Narkotika Singapura tersebut lantas merilis pernyataan bantahan tersebut yang dikeluarkan pada Senin (12/2) kemarin yang menyebutkan kapal itu teregistrasi di Taiwan.

“Kapal tersebut bukan terdaftar di Singapura melainkan di Kaoshiung, Taiwan dengan nama Shun De Man No. 66,” terang Central Narcotics Bureau, Singapura.

Seperti diketahui sebelumnya, kapal Sunrise Glory yang membawa sabu seberat satu ton tertangkap di perairan Kepulauan Batam dan saat penangkapan dilakukan kapal itu menggunakan bendera Singapura.

Namun hal itu dibantah pihak Singapura dengan mengatakan kapal yang memakai nama samaran Sunrise Glory telah memalsukan pemberangkatan dari Singapura. Kapal itu disebut merupakan milik sindikat Taiwan.

“Penyelidikan kini sedang dilakukan lebih lanjut oleh otoritas Indonesia,” terang rilis pernyataan tersebut.

Diketahui, tim Western Fleet Quick Response Pangkalan Utama Angkatan Laut atau Lantamal IV/Lanal Batam bersama pihak BNN, Bea Cukai pusat dan Batam telah menangkap kapal Sunrise Glory diperairan Selat Philips sekitar pukul 14.00 WIB pada Rabu (7/2) lalu. Penangkapan dilakukan menggunakan kapal KRI Siguror. (RWS/ist)

 


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar