Jakarta, Indonesia | Monday, 24-09-2018

NEWS UPDATE

Stop Konten Negatif, Tik Tok Tingkatkan Sistem Filtering

GRY | Jumat,06 Jul 2018 - 12:19:34 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jakarta, CityPost - Manajemen Tik Tok telah bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara pada Rabu (4/6/18) Dalam pertemuan itu, dibahas berbagai hal, mulai dari pembentukan tim pembersih konten negatif hingga batasan usia pengguna Tik Tok dari 12 tahun menjadi 16 tahun. Sistem filtering juga akan ditingkatkan, di mana perusahaan mengandalkan tenaga manusia serta teknologi.

"Itu namanya moderasi, filtering itu, itu pakai teknologi iya, ada artificial intelligence, itu bisa jalan, tapi juga manual iya, kombinasi. Itulah kenapa mereka hiring orang untuk memastikan tidak ada konten negatif," kata Rudiantara di gedung Kominfo, Jakarta.

Pemerintah akan melihat keseriusan manajemen Tik Tok untuk melakukan perbaikan, agar kejadian pemblokiran ini tidak terulang kembali. Kabarnya, manajemen Tik Tok merekrut puluhan orang untuk membantu sistem filtering.

"Mereka hire puluhan orang. Nanti kita buktikan. Kami minta komitmen untuk filtering untuk konten-konten yang akan datang," ujar Rudiantara

Sebagaimana diketahui, alasan diblokirnya layanan ini ialah karena adanya aduan dari masyarakat kepada Kominfo. Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kominfo  Noor Iza mengatakan, di dalam aplikasi Tik Tok banyak akun-akun, fenomena, perilaku negatif terutama bila dikonsumsi untuk anak-anak.

"Karena mereka (anak-anak) juga melakukan, ikut terlibat. Mereka menggunakan Tik Tok sebagai media sosial," tuturnya.

Di toko aplikasi Google Play, Tik Tok dijelaskan sebagai komunitas global yang didukung oleh musik. Di dalamnya, pengguna bisa menari, bergaya bebas atau tampil, di mana pembuat konten didorong untuk membiarkan imajinasi mereka berjalan liar dan membebaskan ekspresi mereka. (GRY/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar