Jakarta, Indonesia | Wednesday, 25-04-2018

NEWS UPDATE

Sungai Kalimati Direvitalisasi Untuk Atasi Banjir

AL | Senin,12 Feb 2018 - 13:13:47 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Sidoarjo, CityPost - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur segera melakukan revitalisasi Sungai Kalimati yang ada di Kecamatan Jabon untuk mengatasi banjir tahunan yang menimpa lima desa di kecamatan setempat, yaitu Desa Kupang, Kedung Rejo, Kedung Pandan, Semabung dan Kalisogo.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Sigit Setyawan menyampaikan bahwa Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Berantas dibantu Dinas PU PR Kabupaten Sidoarjo akan segera melakukan pengerjaan normalisasi tersebut dalam waktu dekat. Pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi terkait pengerjaan proyek normalisasi ini yang dikerjakan dalam waktu dekat.

"Kondisi Kalimati sekarang ini lebarnya sekitar 30 meter dengan kedalaman sekitar 2 meter akan dinormalisasi oleh BBWS Berantas dengan lebar antara 70 - 80 meter dengan pengerukan kedalaman mencapai 7 meter sedangkan panjangnya sekitar 7 Kilometer," katanya di Sidoarjo, Senin (12/2/18).

Pemkab Sidoarjo meminta dukungan semua pihak khususnya warga desa Kedung Pandan dan Kedunglarangan untuk ikut membantu kelancaran pengerjaan proyek ini. Sigit menambahkan, pihkanya terus melakukan sosialisasi agar warga tidak perlu khawatir terkait dengan proses penertiban bangunan maupun lahan pertanian milik warga yang ada di kalimati.

"Salah satu tujuan sosialisasi adalah agar ada musyawarah antara BBWS Berantas, Pemkab Sidoarjo dan warga ada titik temu terkait proses penertiban," ujarnya.

Camat Jabon Agus Sujoko mengatakan, pihaknya akan mendata dan verifikasi bangunan apa saja yang ada di sepanjang sempadan kali mati termasuk tanaman dan kolam ikan milik warga semuanya akan dilakukan pendataan.

"Demi kelancaran proyek normalisasi Kalimati ini kami akan melakukan pendekatan kepada warga di sekitar Kalimati dan juga tokoh masyarakat setempat agar tercipta suasana yang kondusif dan warga bisa memahami," tuturnya. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar