Jakarta, Indonesia | Sunday, 24-06-2018

NEWS UPDATE

Surat Pengunduran Diri Setya Novanto Bisa Merugikan Golkar

AL | Senin,11 Des 2017 - 15:20:56 WIB

Ketua DPR RI non Aktif, Setya Novanto.foto.ist

Jakarta, CityPost - Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) R Siti Zuhro menilai, surat dari Ketua Umum non aktif Partai Golkar Setya Novanto tentang pengunduran dirinya dan penunjukan Aziz Syamsuddin sebagai Ketua DPR pengganti dirinya bisa merugikan partai. Menurutnya, keputusan-keputusan yang diambil secara perseorangan seperti ini dapat mengancam soliditas kader dan menurunkan kepercayaan publik kepada Partai Golkar, apalagi di internal Partai Golkar terjadi resistensi yang tinggi.

"Partai politik harus bekerja dengan landasan demokrasi, yakni berdasarkan keputusan organisasi, tidak bisa diputuskan sendiri oleh ketua umum non-aktif atau pelaksana tugas ketua umum," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/12/17)

Siti menekankan, sebagai salah satu partai politik, Golkar tidak bisa bermain-main dengan keputusan penunjukan ketua DPR, karenapergantian ketua umum dan penunjukan ketua lembaga tinggi negara seperti DPR RI adalah persoalan yang sangat serius yang juga harus disikapi secara serius.

"Keputusan penunjukan pergantian ketua DPR RI harus dilakukan secara organisatoris dan dapat dipertanggungjawabkan. Surat sakti Novanto sudah tidak dapat digunakan lagi," tegasnya. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar