Jakarta, Indonesia | Tuesday, 24-10-2017

NEWS UPDATE

Terbukti Menista Agama, Warga Pakistan Di Vonis Hukuman Mati

RWS | Minggu,17 Sept 2017 - 21:11:35 WIB | dibaca: 602 pembaca

Ilustrasi Gambar/foto ist

CityPost – Isu penistaan agama dan esensi menjaga toleransi di Pakistan merupakan hal yang tabu dan sangat sensitif. Siapapun yang coba dan berani bahkan terbukti menistakan agama akan mendapatkan sangsi berat dan isu itu bisa memicu kekacauan disana.

Seperti halnya kasus yang menimpa seorang pria Kristen Pakistan yang saat ini tengah dijatuhi hukuman mati atas dakwaan penistaan agama melalui pesat Whats App yang dikirmkan ketemannya.

Hal ini disampaikan olehs eorang pengacara yang mengatakan pria Pakistan bernama Nadeem James  tersebut mengirimkan puisi yang dianggap menghina Islam kepada temannya.

Nadeem didakwa pada Juli tahun lalu setelah rekannya Yasir Bashir  tidak terima dengan puisi yang dikirimkan pelaku dan bernada hinaan lantas melaporkannya ke polisi. Pesan Whats App yang diterima Yasir dianggap telah menghina nabi Muhammad dan beberapa tokoh lainnya.

Sementara itu, melansir laporan AFP atas apa yang disampaikan Jaksa Pembela Anjum Wakeel, menyatakan James dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan pada Kamis atas dakwaan penistaan agama.

“Klien saya akan mengajukan banding di pengadilan tinggi karena ia dijebak oleh sahabatnya yang kesal atas hubungan asmara James dengan seorang gadis muslim,” tegasnya.

Anjum juga menyampaikan sidang itu sendiri digelar dipenjara dengan alasan keamanan setelah dikabarkan pelaku dan keluarganya mendapatkan ancaman dari ulama Muslim setempat.

AFP melaporkan, penistaan dan penghinaan agama adalah isu yang sensitif di Pakistan bahkan walau tuduhan belum terbukti isu tersebut bisa memicu pemukulan, kekerasan dan kekacauan masa disana. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 1
deaving
19 Okt 2017 - 12:41:21 WIB
very nice post, i definitely love this fabulous website, persist with it
AwalKembali 1 LanjutAkhir

Nama

Email

Komentar