Jakarta, Indonesia | Saturday, 17-11-2018

NEWS UPDATE

Tokoh Kebebasan Pers, Leo Batubara Tutup Usia

RWS | Rabu,29 Agus 2018 - 18:52:31 WIB

Tokoh Kebebasan Pers, Sabam Leo Batubara/foto ist

Jakarta, CityPost – Tokoh Kebebasan Pers Leo Batubara dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto. Kabarnya Leo meninggal dikarenakan jatuh dari toilet dan kepalanya terbentur.

Hal ini disampaikan oleh anggota Dewan Pers Nezar Patria seraya membenarkan berita tersebut. Dia mengatakan Leo saat ini berada di RSPAD Gatot Subroto

“Benar, Pak Leo meninggal dunia. Saat ini beliau di RSPAD,” terang Nezar.

Menurut Nezar, Leo bukan meninggal karena sakit melainkan dia terjatuh dari toilet saat hendak menuju ke ruang kerjanya. Saat terjatuh kepalanya terbentur.

“Tadi pagi saya ketemu di Dewan Pers, sehat walafiat. Habis dari toilet mau keruang kerjanya, terjatuh, kepalanya terbentur. Saya dan kawan-kawan akan ke RSPAD,” terang Nezar.

Sosok Leo Sabam Batubara yang akrab disapa Leo ini pernah menjadi anggota Dewan Pers dan selama ini dikenal sebagai aktivis kebebasan pers. Dia selalu peduli dan memperjuangkan kebebasan pers.

Dalam sebuah pertemuan di Gedung Gewan Pers lantai V saat mencuatnya kasus kematian seorang wartawan, Leo pernah mengatakan bahwa saat insan pers yang lain tidak mengetahui ada pengurungan kebebasan pers melalui UU MD3, dirinyalah yang melawan dan memperjuangkan hingga kebebasan pers masih utuh hingga saat ini.

Sementara itu, mendengar kabar meninggalnya Leo Batubara, Ketua Forum Komunikasi Media Independen (FKMI) Andre Irwansyah mengatakan bahwa saat ini seluruh jajaran FKMI menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya tokoh kebebasan pers yang selama ini diketahui selalui andil dan piawai dalam memperjuangkan hak kemerdekaan jurnalistik.

“Bang Leo Batubara sosok pejuang kemerdekaan pers. Dia selalu mengedepankan asas aturan dan selalu menginginkan pers dan wartawan bisa menjadi ikon dari besarnya sebuah bangsa seperti Indonesia. Kami turut berduka cita semoga semua karya dan cipta yang pernah beliau torehkan di Indonesia dan didunia jurnalistik bisa selalu bermanfaat bagi generasi berikutnya,” terang Andre saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya. (RWS/ist)

 


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar