Jakarta, Indonesia | Wednesday, 24-10-2018

NEWS UPDATE

Tumpahan Minyak Disebut Ancam Musnahkah Habitat Hewan Langka

RWS | Senin,16 Apr 2018 - 20:24:14 WIB

Pesut Mahakam dan Bekantan terancam punah karena tumpahan minyak/ foto ist

Jakarta, CityPost – Efek dari tumpahan minyak yang mencemari Teluk Balikpapan saat ini tengah menjadi perhatian serius dari sejumlah aktivis lingkungan hidup dan pemerintah. Bahkan kabarnya pihak DPR RI sudah menggelar rapat kerja dengan perwakilan pemerintah, kepolisian dan pihak Pertamina itu sendiri.

Dikabarkan hadi juga dalam rapat tersebut, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutaan Siti Nurbaya, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, Direktur Jenderal Migas Djoko Siswanto, Direktur Utama Pertamina Ella Massa Manik dan sejumlah pejabat lainnya.

Pihak Komisi VII DPR RI irawan Pasaribu menyampaikan bahwa pihaknya sengaja memberikan perhatian khusus untuk kasus tersebut pasalnya sudah menelam lima korban jiwa dan terjadi pencemaran lingkungan yang luar biasa di Teluk Balikpapan.

“Investigasi masih berlangsung, kami memandang korban jiwa akibat kegiatan ini diberikan perhatian,” tukas Irawan di Senayan, Jakarta pada Senin (16/4) hari ini.

Senada dengan Irawan, menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya menyampaikan bahwa dari data yang diperoleh pihaknya, dugaan tumpahnya minyak dikarenakan adanya pipa minyak yang patah didalam laut karena ada benturan jangkar kapal.

Siti juga menyebutkan bahwa atas pencemaran limbah minyak tersebut, ada sebanyak 34 ekosistem mangrove yang rusak seluas tujuh ribu hektar. Kerusakan juga terjadi pada 6000 batang mangrove, tambak udang milik masyarakat, tambak kepiting, kerusakan tambak jaring, hingga menelan korban ikan pesut Mahakam.

“Pesut Mahakam dan belantan, ini terancam punah. Ini gara-gara tumpahan minyak, ekosistem mangrove juga kita lakukan terus penelitian,” tegasnya.

Kendati demikian, disebutkan bahwa saat ini penanganan teknis sudah dilakukan oleh pihak Pertamina dan tim untuk meminimalisir, menggunakan penghisapan minyak. Lalu dilakukan juga oil skimmer, prioritas yang akan ditangani diwilayah Jetty. Penanganan tumpahan minyak juga dilakukan diwilayah pesisir pantai. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar