Jakarta, Indonesia | Wednesday, 23-01-2019

NEWS UPDATE

Tuntut Hutan Adat, Warga Papua Gelar Demo

AL | Jumat,11 Jan 2019 - 17:03:51 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jayapura, CityPost - Puluhan warga yang mengaku sebagai pemilik hak ulayat tanah menggelar aksi demo di Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Papua, di Kotaraja, Kota Jayapura, Jum`at (11/1). Sekelompok warga sebanyak kurang lebih 50-an orang itu mulai berdatangan sejak pukul 10.30 WIT dengan menggelar sejumlah spanduk yang bertuliskan berbagai aspirasi.

"Para pimpinan UPT KLHK di Papua harus berikan kebijakan terkait pengelolaan hutan adat, sesuai dengan putusan MK Nomor 35 tentang hutan adat bukan lagi hutan negara," kata koordinator aksi demo Roby Kbarek sebagaimana dilaporkan Antara.

Ketua Dewan Adat Suku (DAS) Oktim Kabupaten Jayapura yang meliputi Unurumguay, Kaureh,  Yapsi dan Airu, Daud Masare mengungkapkan, adanya pelarangan pengambilan kayu di hutan adat membuat warganya tidak mendapat penghasilan apalagi membayar kuliah anak-anak mereka.

"Kami telah berulang kali sampaikan persoalan ini ke pihak terkait, ke Dinas Kehutanan Provinsi Papua tetapi tidak ada solusi juga," ujarnya.

Sedangkan, Kepala Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHB) Wilayah XV Jayapura Koesnadi mengungkapkan bahwa putusan MK Nomor 35 terkait hutan adat bukan hutan negara harus diperkuat dengan peraturan daerah guna mengatur secara teknis pengelolaan hutan adat.

"Perlunya Perda untuk memperkuat MK Nomor 35 dan terkait kebijakan yang diminta, dalam waktu dekat ini saya akan ke Jakarta dan menyampaikan aspirasi ini ke kementerian," tuturnya.

Demo yang berlangsung sekitar dua jam itu dikawal ketat oleh aparat kepolisian dari Polsek Abepura Kota dan Polres Jayapura Kota. Aksi demo ini diakhiri dengan pemblokadean pintu masuk Kantor UPT KLHK Provinsi Papua oleh pendemo dengan memasang spanduk, namun sebelumnya Roby Kbarek mewakili masyarakat adat menyerahkan surat aspirasi kepada Koesnadi. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar