Jakarta, Indonesia | Thursday, 18-10-2018

NEWS UPDATE

UI-Universitas Huaqiao Sepakat Kerja Sama Pendidikan

AL | Kamis,04 Okt 2018 - 02:10:20 WIB

Universitas Indonesia.foto.ist

Jakarta, CityPost - Universitas Indonesia dan Universitas Huaqiao, China, sepakat menjalin kerja sama di bidang pendidikan dan penelitian sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman antarmasyarakat kedua negara.

"Hubungan antara negara-negara di Asia, khususnya Asia Timur dan Asia Tenggara semakin meningkat, demikian juga dengan hubungan antara Indonesia dengan Tiongkok. Namun sebagai dua negara dengan populasi yang besar, pemahaman dua arah antar-masyarakat kedua negara masih perlu ditingkatkan," kata pengamat wilayah Tiongkok, Departemen Ilmu Hubungan Internasional FISIP UI Jona Widhagdo Putri di Jakarta, Rabu (3/10/18).

Kesepakatan kerja sama itu ditandai dengan telah ditandatanganinya Letter of Agreement for Academic Exchange, Scholars and Educational Resources Between Universitas Indonesia (UI) and Huaqiao University dilaksanakan di Huaqiao University, Xiamen, Provinsi Fu Jian, China.<
Pihak UI diwakili oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Arie Setiabudi Soesilo, sedangkan pihak Huaqiao University diwakili oleh Dekan College of International Relations, Lin Hongyu.

Jona menuturkan, hingg saat ini masih banyak masyarakat Tiongkok yang tidak terlalu mengenal Indonesia dan juga sebaliknya. Hal ini diketahui ketika dirinya berkesempatan menjadi dosen tamu mahasiswa sarjana di Huaqiao University.

"Sewaktu ditanya tentang Indonesia, hampir semua mahasiswa tidak terlalu mengenal bahwa Indonesia adalah negara dengan populasi keempat di dunia dan Indonesia adalah negara dengan luas daerah yang cukup besar. Namun saat ditanya siapa yang tahu pulau Bali, hampir semua mengangkat tangan," ujarnya.

Sebaliknya, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mengenal Tiongkok secara menyeluruh, bahwa Islam menyebar dari Negara Arab ke Tiongkok lebih dari 1.300 tahun yang lalu, Tiongkok juga memiliki populasi Muslim yang besar yaitu sekitar 20 juta orang, jadi sangat wajar apabila di setiap kota di Tiongkok banyak ditemukan Masjid dan rumah makan halal, rumah ibadah lainnya seperti gereja dan vihara juga banyak ditemukam di berbagai kota di Tiongkok.

"Saat ini Tiongkok dan Indonesia telah memiliki tiga mekanisme tingkat tinggi di tiga bidang yaitu ekonomi, politik, hukum dan keamanan, serta hubungan antarmasyarakat. Walaupun demikian hasil diskusi dan tanya jawab dengan profesor dan para Mahasiswa di Universitas Huaqiao mencerminkan bahwa di level akar rumput pemahaman antara masyarakat kedua negara masih jauh dari yang diharapkan," tuturnya.

Jona menjelaskan, Pusat Kajian Indonesia di Universitas Huaqiao adalah satu di antara delapan pusat yang saat ini ada di Tiongkok. Dengan menjalin kerja sama antara lembaga pendidikan dan pusat penelitian, diharapkan kerja sama kedua negara tidak hanya bertumpu pada level pemerintahan tingkat tinggi dan bidang ekonomi perdagangan saja, namun juga dapat menyentuh level akar rumput. Pusat Kajian Indonesia didirikan di Universitas Huaqiao akhir 2016, saat ini mahasiswa Indonesia yang belajar di universitas itu berjumlah lebih dari 300 orang dari jumlah mahasiswa asing sekitar 4.000 orang. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar