Jakarta, Indonesia | Thursday, 19-07-2018

NEWS UPDATE

Uji Coba Volkswagen Dikecam Pasca Gunakan Kera Dan Manusia

RWS | Kamis,01 Feb 2018 - 10:01:50 WIB

Ilustrasi Gambar/foto ist

CityPost – Industri Otomotif Jerman saat ini tengah mendapatkan kecaman dari masyarakat luas setelah uji coba gas buang mesin diesel dilakukan dengan menggunakan kera dan manusia sebagai sarana eksperimen.

Atas upaya tersebut publikpun mengecam keras industri otomotif Jerman tersebut. Sementara itu, Direktur Volkswagen Hans Dieter Poetsch mengatakan pihaknya dengan tegas menolak praktek semacam itu.

“Atas nama seluruh anggota dewan saya dengan tegas menolak praktek semacam itu,” ujarnya.

Terkait permasalahan tersebut, kabarnya pemerintah Jerman ikut mengutuk eksperimen yang melibatkan kera dan manusia dalam uji coba gas buang mesin.

Diketahui, terungkapnya pengujian itu menambah masalah pada dunia industri otomotif Jerman dalam mengatasi skandal Volkswagen terkait adanya kecurangan pada tes gas buang diesel hingga memicu timbulnya pertanyaan tentang teknologi diesel secara keseluruhan.

Dari sisi lainnya, Hans Dieter mengatakan melalui Kantor Berita Jerman DPA, tes itu harus diselidiki secara menyeluruh dan tanpa pengecualian.

Sementara itu Surat Kabar New York Times melaporkan  bahwa kelompok peneliti yang dibiayai oleh perusahaan-perusahaan otomotif besar di Jerman mengeluarkan anggaran eksperimen dimana satu kelompok kera diberi paparan gas buang mesin diesel mobil Volkswagen model terbarux dan kelompok lain diberi paparan asap knalpot pickup Ford yang usianya lebih tua.

Sebelumnya diketahui, eksperimen itu dilakukan pada tahun 2014 sebelum Volkswagen diketahui menggunakan perangkat lunak yang membuat mobil-mobil buatannya bisa memanipulasi uji emisi. Uji coba yang ditujukan untuk menampilkan teknologi diesel modern yang telah mengatasi masalah emisi gas buang yang berlebihan, tetapi menurut laporan New York Times mobil Volkswagen dalam pengujian itu dilengkapi dengan piranti ilegal yang menghidupkan kendali emisi ketika mobil diuji emisi dan mematikannya ketika dikendarai sehari-hari. Seperti yang dilansir melalui Voice of America. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar