Jakarta, Indonesia | Thursday, 14-12-2017

NEWS UPDATE

Universitas Prasetiya Mulya Resmikan Pembentukan IBA

AL | Kamis,12 Okt 2017 - 17:06:22 WIB

Penandatanganan MoU Pendirian IBA di Universitas Prasetiya Mulya, Kampus BSD, Tangerang, Rabu (11/10/17).foto:dok.Universitas Prasetnya Mulya

Tangerang, CityPost - Universitas Prasetiya Mulya meresmikan pendirian Asosiasi Branding Indonesia atau Indonesia Branding Association (IBA) yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepakatan di Universitas Prasetiya Mulya, Kampus Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Rabu (11/10/17).

MoU tersebut ditandatangani oleh Dekan Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya Agus W. Soehadi bersama sejumlah perwakilan praktisi branding dan pelaku perusahaan yang berhubungan dengan branding.

Agus meunturkan, sejak 2007 lalu, Program Studi S1 Branding Universitas Prasetiya Mulya menginisiasi pendirian awal asosiasi ini.

“Sebagai institusi pendidikan, kami bermaksud melanjutkan diseminasi informasi terkait riset dan pengetahuan tentang branding, IBA diharapkan menjadi wadah yang dapat menjawab berbagai kebutuhan industri branding, juga menjadi sumber berbagai talenta, informasi, ajang berbagi ilmu pengetahuan bagi seluruh anggota, yang dapat mengembangkan ekosistem industri branding pada umumnya," katanya dalam siaran pers.

Inisiasi IBA ini mendapat respon positif pihak-pihak praktisi branding di perusahaan. Agus mengungkapkan, pihaknya ingin menjajaki berapa valuasi branding saat ini di perusahaan tertentu. Nantinya, Universitas Prasetya Mulya bersama para praktisi branding di perusahaan-perusahaan akan mengembangkan brand-brand yang lebih bernilai sesuai dengan zamannya mengingat lanskap bisnis di mana-mana sudah berubah, dengan era digitalisasi ini.

"Kami ingin menjajaki berapa valuasi branding saat ini di perusahaan tertentu. Lalu ke depannya kami bisa menyelenggarakan sertifikasi-sertifikasi terkait branding yang dibuat dari kerjasama antara profesional branding di universitas dan praktisi di perusahaan," ujarnya.

Menurut Agus, dari sisi universitas, menurutnya, asosiasi IBA ini juga memberi manfaat, karena pihak akademisi menjadi tahu kebutuhan-kebutuhan profesional branding bagi perusahaan-perusahaan masa depan. 

“Kita jadi tahu kebutuhan profesional branding bagi perusahaan itu seperti apa. Apalagi Prasetiya Mulya selalu concern dalam hal ini, karena sifat sekolah kita ini dual-kolaborasi antara akademisi dan dunia usaha,” imbuhnya.

Agus mengakui, asosiasi-asosiasi branding serupa IBA sudah bukan hal baru. Namun di Indonesia, IBA adalah asosiasi branding pertama yang pernah dibentuk. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar