Jakarta, Indonesia | Wednesday, 25-04-2018

NEWS UPDATE

Wagub Jabar Resmikan Kantor CPPD Provinsi Jawa Barat Wilayah Bekasi dan Depok I

Redaksi CityPost | Kamis,18 Mei 2017 - 02:38:45 WIB

Foto ist.

Bekasi, CityPost - Gedung Kantor Cabang Pelayanan Pendapatan Daerah (CPPD) Provinsi Jawa Barat diresmikan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar), Deddy Mizwar didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jabar, H. Dadang Suharto, SH, MM, Selasa (16/5/17). Di lokasi strategis, tepatnya di Jalan Ir. H. Juanda, Bulakapal No. 302 Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jabar dengan luas tanah sekitar 1,4 hektar dan luas gedung 4297,23 m2, mampu menampung kendaraan sebanyak 1.626.544 unit, kini menjadi tumpuan layanan penerimaan pendapatan daerah. Untuk pelayanan pendapatan daerah provinsi wilayah Kota Bekasi sendiri memiliki kapasitas penampungan sebanyak 3.000 hingga 4.000 Wajib Pajak (WP) per harinya. Sedangkan CPPD untuk Kota Depok dengan luas tanah 5.600 m2 dan luas bangunan gedung 1540 m2, dengan potensi kendaraan 746.826 mampu menampung sebesar 900 sampai 1.400 WP per hari. Berdasarkan pada potensi Jawa Barat sebesar 16.457.788 dengan wilayah hukum Polda Metro sebesar 26 persen atau 4.27 juta potensi tersebut, tersebar di CPPD Kota Depok I, Kota Depok II Cinere, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar mengatakan, bahwa dengan peresmian gedung, makin mudah pengurusan pelayanannya. "Ini merupakan bagian daripada peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Sekarang semuanya jadi praktis, effisien dan nyaman, bahkan bisa prosesnya bisa dari rumah," kata Deddy Mizwar dalam sambutannya. Meskipun demikian, Wagub Jabar tidak memungkiri adanya praktek percaloan. "Tapi saya yakin makin hilang calo kalau pelayanannya tidak berbelit-belit. Calo itu ada jika pengurusannya berbelit-belit. Sekarang dipermudah sehingga lama-lama calo tidak ada lagi," papar Deddy. Bahkan diyakini tidak ada lagi uang di kas kantor terkait biaya kepengurusan, semua proses setor di Bank. Sementara itu, H. Dadang Suharto pejabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat mengatakan, sukse pelayanan tersebut merupakan wujud dukungan jajaran Polda Metro Jaya melalaui berbagai sistem. "Tentunya sistem pelayanan demi peningkatan pendapatan daerah. Pengharagaan juga kami ucapkan kepada jajaran Pemerintah Kota Bekasi dan Kota Depok atas terlaksananya pembangunan gedung pelayanan ini," ujar Dadang Suharto sumringah. Dadang juga menjelaskan, bahwa pengembangan pelayanan selain dari e-Samsat juga bekerjasama dengan Bank. "Pelayanan Bank BJB, BRI, BNI, CIMB Niaga, BCA serta Permata Bank. Juga ada layanan Samling, Samdong, Outlet dan Drive Thru dengan total sebanyak 176 titik layanan. Pembayaran bisa dilakukan dengan ATM dengan tujuan menghindari percaloan, menghindari korupsi penerimaan pajak yang akan dibayarkan serta memberikan keamanan dan kenyamanan dengan kemudahan melalui teknologi informasi," tandas Dadang. Informasi yang berhasil dihimpun 'wartaekspres.com, bahwa luas area CPPD Kota Bekasi 1,4 Ha diperuntukkan bangunan gedung seluas 4.297,23 meter persegi dan jumlah WP yang membaayar pajak 3.00 - 4.000 per hari. Sedangkan CPPD Depok dengan luas tanah 5.600 meter persegi dan luas bangunan gedung 1.540 meter persegi dengan potensi kendaraan 746.826 serta jumlah WP yang membayar pajak sebanyak 900 - 1.400 WP per hari Berdasarkan pada potensi Jawa Barat sebesar 16.457.788 dengan potensi di wilayah hukum Polda Metro sebesar 26% atau 4,27 juta potensi tersebut yang tersebar di CPPD Kota Depok I, Kota Depok II Cinere, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi. Harapan memaksimalkan pelayanan yang representatif dapat diberikan secara optimal. (RWS/ist/we)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar