Jakarta, Indonesia | Tuesday, 11-12-2018

NEWS UPDATE

Wanita Brazil Hidup kembali Setelah 11 Hari Dimakamkan

RWS | Jumat,02 Mar 2018 - 09:06:25 WIB

Rosalenga (37) hidup kembali setelah 11 hari dimakamkan/ foto ist

CityPost – Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di negara Brazil dimana saat itu seorang wanita tengah divonis meninggal dunia lalu dimakamkan. Setelah sebelas hari proses pemakaman berlangsung terdengar rintihan dari dalam kubur dan wanita Brazil itu hidup kembali.

Dilaporkan, pada akhir Januari lalu, Rosalenga telah divonis meninggal dunia oleh sebuah rumah sakit. Dia dinyatakan meninggal akibat Syok Septik diluar serangan jantung yang tengah menimpanya selama dua kali sebelumnya.

Pasca divonis meninggal, Rosalenga (37) lalu dimakamkan. Sebelumnya pada proses pemakaman hingga selesai tidak ada hal janggal yang terjadi. Semua proses berjalan normal seperti halnya sebuah proses pemakaman yang biasa dilakukan warga setempat.

Tetapi, sebelas hari kemudian. Pada Rabu (28/2) lalu. Ternyata Rosalenga masih hidup. Dia disebutkan berjuang untuk keluar dari peti matinya yang sudah terkubur selama 11 hari dan dimakamkan di Kota Roachao das Neves di Timur Laut Brazil.

Melansir sebuah kesaksian dari sahabat Rosalenga itu sendiri. Diceritakan bahwa Rosa bertahan hidup dan mencoba keluar dari kuburnya. Hal itu dibuktikan dengan adanya luka ditangan dan dahi Rosa saat dikeluarkan dari petimatinya.

Sebelum Rosa diketahui masih hidup dan dikeluarkan dari kuburnya. Seorang warga bernama Natalina Silva mengaku sempat mendengar dua kali suara rintihan dari dalam kuburan Rosalenga di pemakaman Senhora Santana tempat Rosa dikuburkan. Semula suara itu hanyalah sebuah keisengan dari anak-anak yang sedang bermain. Namun akhinrya kejadian tersebut dilaporkan dan Rosa akhirnya berhasil dikeluarkan dari peti matinya.

Peristiwa itu saat ini masuk dalam penyelidikan pihak kepolisian. Petugas berwenang masik melakukan pemeriksaan terhadap Rumah Sakit yang pernah menyatakan, memvonis dan mengumumkan perihal kematian Rosalenga. (RWS/ist)

 


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar