Jakarta, Indonesia | Wednesday, 14-11-2018

NEWS UPDATE

Warga Apresiasi Pengunduran Diri Gubernur Ridwan Mukti

Redaksi CityPost | Rabu,21 Jun 2017 - 17:38:55 WIB

Ridwan Mukti saat tiba di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (21/6/17).foto.ist

Bengkulu, CityPost - Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti langsung mengundurkan diri dari jabatannya, setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus penerimaan suap proyek pembangunan jalan di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Pengunduran diri Ridwan Mukti dari jabatan gubernur sekaligus ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu disampaikannya, usai diperiksa KPK, Rabu (21/6/17) sikap dan pernyataan Ridwan diapresiasi oleh sejumlah warga Bengkulu. "Ini sikap ksatria dan patut diapresiasi tapi tidak mempengaruhi proses hukum," kata Koordinator Pusat Kajian Antikorupsi (Puskaki), Melyansori di Bengkulu, Rabu (21/6) Koordinator Saya Perempuan Anti-Korupsi (SPAK) Bengkulu, Irna Riza Yuliastuti mengatakan kasus yang melibatkan orang nomor satu di Bengkulu itu menjadi pembelajaran penting untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini. "Kita sangat terkejut dengan kejadian ini. Kepala daerah yang seharusnya mensejahterakan masyarakat justru korupsi," ujarnya. Menurut Irna, kasus ini juga menjadi pelajaran penting bagi masyarakat Bengkulu untuk lebih cerdas dalam berdemokrasi sehingga terpilih pemimpin yang berkomitmen membangun Bengkulu. "Partai politik juga harus berbenah untuk menciptakan kader yang bersih dan amanah," pungkasnya. Ridwan Mukti dan pasangannya, Rohidin Mersyah terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu periode 2016-2021 melalui pilkada 9 Desember 2015 setelah meraih suara terbanyak 517.190 suara atau 57,37 persen dari suara sah sebanyak 901.529 suara, keduanya dilantik oleh Mendagri pada pertengahan Februari 2016. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar