Jakarta, Indonesia | Thursday, 13-12-2018

NEWS UPDATE

Warga Bali Nekat Swafoto Di Kawah Gunung Agung

RWS | Senin,02 Okt 2017 - 12:56:15 WIB

Jro Mangku Kari bersama Wayan Ada (Mangku Mokoh) swafoto dan video di kawah puncak Gunung Agung saat kondisi kritis/ foto ist-dok fb Mangku Mokoh.

Bali, CityPost – Aksi manusia-manusia pemberani  asal Bali yang bernama Jro Mangku Kari bersama Wayan Ada (Mangku Mokoh) keponakannya yang mendaki dan melakukan swa foto di puncak Gunung Agung disaat kondisinya kritis tengah mengundang perhatian masyarakat luas.

Video aksi pendakian dan swafoto tersebut diunggah oleh akun Facebook pribadi Mangku Mokoh. Pada statusnya Mangku Mokoh menuliskan permohonan maaf kepada warga Karangasem atas aksi nekatnya mendaki puncak Gunung Agung saat kondisi Gunung sudah level 4.

Karena tidak yakin Gunung Agung akan meletus Mangku Mokoh seraya membuktikannya kepada publik dengan mendaki dan berswafoto di kawah yang sedang mengeluarkan asap. Semua dilakukan untuk meredam keresahan warga.

“tadi pagi saya naik kepuncak gunung agung, karena saya belum  tahu kapan brhma, wisnu dan siwa akan berjalan, jika video ini penting bagi anda tolong dishare, bisa semua pengguna facebook tau, bagaimana keadaan gunun agung saat ini, suksma” tulis Mangku Mokoh yang tertera tanggal apdatenya pada Jumat 29 September 2017 pukul 20.31 di Bangli.

Dari swavideo yang dipublish tampak beberapa titik asap mengepul di dinding kawah yang saat ini menurut BMKG atau PVMBG sudah masuk dalam fase kritis.

Aksi Mangku Mokoh lantas ditanggapi beragam komentar oleh netizen. Wahyu Hasianta berkomentar “berani sekali ya bapak ini, (Mungkin) terpaksa dilakukan untuk meyakinkan pihak terkait. Jika saja teknologi ke depan bisa gunakan alat/robot pemantau jauh lebih baik.

Novella Nuella berkomentar “belajarlah dari pengalaman saudaraku. Saya emang salut dengan keberanian bapak, tp alangkah lbh baik lg bila kita memakai alat untuk cek keadaan di bwh kawah sana. Contoh pakai drone pengintai kan bisa. Kita meski ingat kejadian mbah marijan pd waktu merapi meletus” tulisnya. (tulisan disalin apa adanya tanpa edit atau penambahan kata).

Hingga saat ini, terkait aksi dari Mangku Mokoh dan hasil apdate video yang dipublish dari kawah Gunung Agung belum dikonfirmasi kepada pihak BMKG atau PVMBG terkait tanggapan pihak instansi tersebut.

Setidaknya aksi yang terbilang nekat dan sangat berani itu dapat memberikan jawaban atas kondisi terkini dari Gunung Agung yang hingga kini statusnya masih dianggap mengkhawatirkan. Walau banyak pujian tetapi hampir rata-rata netizen meminta pengamatan dilakukan menggunakan alat agar lebih aman. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar