Jakarta, Indonesia | Saturday, 31-10-2020

NEWS UPDATE

Aksi Aliansi Mahasiswa Papua, Satu Anggota TNI Tewas

Hen | Senin,23 Sept 2019 - 16:59:40 WIB

Aksi Aliansi Mahasiswa Papua berujung kerusuhan dan pembakaran satu anggota TNI tewas terkena bacokan dikepala/foto Hen-citypost

Papua, CityPost – Aksi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua kembali berujung kerusuhan dan bentrokan. Bukan hanya itu, massa juga membakar sejumlah fasilitas umum, pertokoan dan kendaraan.

Aksi yang digelar diwilayah Expo Waena, Jayapura, Papua ini digelar pada Senin (23/9). Gerakan yang semula damai lalu berubah menjadi kericuhan hingga bentrokan dengan aparat keamanan tidak terelakan.

Seorang Anggota TNI bernama Praka Zulkifli dari Satuan Yonif 751/Raider menjadi korban tewas dalam bentrokan tersebut.

Informasi ini juga dibenarkan oleh Kodam XVII/Cenderawasih. Mereka mengatakan Praka Zulkifli diduga tewas karena terkena bacokan dibagian kepalanya yang dilakukan oleh oknum Aliansi Mahasiswa Papua. Karena pendarahan yang hebat akhirnya nyawa prajurit itu tidak bisa diselamatkan.

“Almarhum mengalami luka bacokan dikepala bagian belakang. Korban sempat dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis. Namun karena pendarahan yang hebat, nyawa Praka Zulkufli tidak dapat terselamatkan,” ungkap Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto melalui keterangan tertulisnya yang disampaikan kepada awak media pada Senin (23/9) hari ini.

Eko menjelaskan, peristiwa pembacokan itu terjadi usai massa Aliansi Mahasiswa Papua menggelar aksi didepan Auditorium Universitas Cenderawasih untuk menuntut pendirian posko bagi mahasiswa Papua yang pulang dari studi diluar Papua.

Karena aksi tersebut tidak mendapatkan izin dari Polda Papua dan pihak Rektorat Universitas Cenderawasih akhirnya pihak berwenang mencoba memfasilitasi mereka untuk kembali kewilayah Expo Waena menggunakan kendaraan truk dan bis umum dengan pengawalan aparat keamanan menggunakan kendaraan dinas yang dikendarai oleh Praka Zulkifli.

“Sekitar pukul 11.00 WIT, setibanya didaerah Expo Waena, massa AMP yang baru turun dari kendaraan berbalik menyerang aparat keamanan yang mengawal mereka pulang,” tegas Eko.

Bahkan menurut Eko, massa AMP juga memprovokasi masyarakat Papua yang saat itu berada di Expo Waena untuk melakukan aksi anarkis berupa pembakaran terhadap berbagai fasilitas umum dan rumah masyarakat.

“Almarhum Praka Zulkifli yang sedang beristirahat sejenak usai mengantar pasukan pengamanan tiba-tiba diserang oleh massa dengan menggunakan senjata tajam,” jelasnya.

Praka Zulkifli kemudian mengalami luka bacokan dikepala bagian belakangnya. Eko mengatakan Zul sempat dievakuasi namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

“Rencananya, pemakaman akan dikoordinasikan oleh Danyonif 751/Raider dengan keluarga korban,” pungkasnya.

Atas meninggalnya Praka Zulkifli, Kodma dan Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab menyatakan turut berduka cita kepada keluarga Zulkifli. (Hen/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar