Jakarta, Indonesia | Tuesday, 27-10-2020

NEWS UPDATE

Krisis Pariwisata, Banyak Hotel di Bali Tutup Dampak Corona

Retno | Rabu,08 Apr 2020 - 15:58:01 WIB

Ilustrasi Gambar/foto ist screen shoot video channel you tube Lee Claxton

Bali, CityPost – Destinasi wisata yang menjadi andalan Provinsi Bali tengah mendapatkan pukulan yang berat, redup dan berpotensi memicu krisis pariwisata usai wabah virus corona atau covid19 merebak dan meningkat dengan masif di Indonesia. Dampak itu dirasakan karena selama ini Bali mengandalkan kedatangan para wisatawan asing dan lokal dan saat ini mayoritas Hotel harus menutup usahanya sementara.

Besarnya dampak itu juga disampaikan oleh Wakil Ketua Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali, I Made Ramia menjelaskan bahwa benar sebagian besar hotel di Bali sudah tutup, khususnya sejak awal April 2020. Kendaiti demikian masih ada sebagian yang coba bertahan.

“Walau ada beberapa yang masih beroperasi karena masih ada tamu yang dilayani terutama airlines crews (kru maskapai),” ungkap Made di Bali pada Senin (6/4) lalu.

Made mengatakan mereka sejumlah hotel yang masih bukan saat ini terpaksa berikir keras menggunakan berbagai macam cara agar bisa bertahan, seperti mengadakan suntikan dana atau capital  fund, melakukan pemasaran kreatif dan menjual voucer yang bisa diambil kapan saja dengan masa berlaku hingga tahun 2021 mendatang.

Terkait keberadaan para pegawai hotel itu sendiri, Made menjelaskan semua disesuaikan dengan kebutuhan operasional hotel yang bersangkutan.

“Karyawan yang lainnya dipersilakan mengambil hak cuti, extra off, day in lieu dan juga ada yang dikasih unpaid leave (cuti tanpa gaji) untuk membantu keuangan dari perusahaan,” ungkap Made. (Ret/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar