Jakarta, Indonesia | Wednesday, 28-10-2020

NEWS UPDATE

Jual Beli Surat Bebas COVID19 Pelaku Dicokok Polisi

Hen | Jumat,15 Mei 2020 - 10:32:05 WIB

Pelaku jual beli surat keterangan sehat palsu ditangkap polisi Bali/foto ist

Denpasar, CityPost – Penanganan wabah pandemi virus corona saat ini diwarnai dengan adanya aksi-aksi tidak terpuji seperti proses jual beli Surat Keterangan Sehat dan Bebas COVID19 yang dipalsukan. Peristiwa ini dilaporkan terjadi diwilayah Provinsi Bali.

Untungnya peristiwa itu berhasil diungkap oleh pihak kepolisian setempat dan mereka juga mengaku sudah menangkap para pelakunya.

Disebutkan, Surat Keterangan Sehat itu diperuntukkan sebagai prasyarat agar masyarakat bisa mudik dan mengakali kebijakan larangan pulang kampung dari pemerintah.

“Pada hari Kamis, tanggal 14 Mei 2020 telah diamankan pelaku membuat atau menggunakan surat keterangan kesehatan palsu,” ungkap Kabid Humas Polda Bali, Komisaris Besar Syamsi melalui keterangan resminya pada Jumat (15/5).

Syamsi mengatakan, pihaknya berhasil menangkap pelaku pada pukul 03.00 WITA di Kabupaten Jembrana. Ada tiga orang yang sudah ditangkap yakni FM, PBS, dan SWH yang ketiganya saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara itu, Polda Bali berhasil menguak dan menangkap, kata Syamsi dikarenakan adanya informasi dan transaksi penjualan surat keterangan sehat palsu diwilayah pasar Gilimanuk, Kabupaten Jembrana pada Rabu (13/5) lalu. Dari sanalah informasi itu dikembangkan Satreskrim Polsek Gilimanuk dan dilakukan penangkapan.

“(dalam penyelidikan) Menemukan pelaku FM sedang membagikan surat keterangan sehat yang diduga palsu pada para penumpang mobil travel DK 8888 AAA,” ujarnya.

Disampaikan, FM ternyata merupakan supir travel yang berperang mengisi identitas para penumpang dan menandatangani blangko surat keterangan palsu itu. Sedangkan dua pelaku lainnya, PBS dan SWH betugas melakukan pengeditan dan mencetak surat dalam jumlah yang banyak.

“Dijual seharga Rp 25 ribu persurat kepada para penumpang mobil travel,” ucap Syamsi.

Polisi juga mengungkap pelaku lainnya bernama W, IA, RF dan PEA yang juga melakukan praktek jual beli surat keterangan sehat dan bebas COVID19 kepada para penumpang pelabuhan agar mereka bisa menyeberang.

Surat-surat itu akhirnya viral dimedia sosial hingga menjadi perhatian dan penyelidikan aparat kepolisian setempat dan para pelaku berhasil diamankan dilokasi. (Hen/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar