Jakarta, Indonesia | Wednesday, 28-10-2020

NEWS UPDATE

Belasan Warga Luwu Tewas Usai Banjir Bandang Menerpa

Hen | Kamis,16 Jul 2020 - 22:38:22 WIB

Banjir bandang Luwu Utara 19 warga meninggal dunia/foto ist kompas

Luwu Utara, CityPost – Bencana banjir bandang yang terjadi diwilayah Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan tengah menyisakan duka yang mendalam ditengah terpaan wabah Pandemi Covid-19.

Sebanyak 19 orang warga dinyatakan meninggal dunia usai terhempas banjir bandang yang terjadi pada Rabu (15/7) lalu. Angka tersebut menjadi total ketika tim penyelamat menemukan tiga jenazah lainnya.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar Mustari. Seperti yang dilansir melalui kantor berita Indonesia, Antara.

“Dari laporan yang masuk, ada tiga jenazah lagi ditemukan tim gabungan. Sementara ini korban jiwa sebanyak 19 orang,” ungkap Mustari.

Bukan hanya korban jiwa, banjir juga telah merusak sebanyak 223 unit rumah yang ada disejumlah kecamatan di Luwu Utara. Bahkan kondisi pemukiman itu terbilang parah.

“Data sementara, jumlah rumah hanyut sebanyak 10 unit dan rumah yang tertimbun pasir bercampur lumpur dan air sebanyak 213 unit,” tukas Kepala BPBD Sulawesi Selatan Ni`mal Lahamang.

Sementara itu, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) dan Basarnas mencatat, ada enam kecamatan yang terdampak bencana banjir, antara lain, Masamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke dan Malangke Barat.

BPBD setempat menjelaskan bahwa banjir itu telah menyisakan lumpur yang disertai dengan pasir dan sudah mengering setinggi 1-2 meter di Masamba, 3-4 meter di Desa Rada, Kecamatan baebunta, dan 3-4 meter di Kecamatan Sabbang, Desa Malimbu dan Desa Salama.(Hen/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar