Jakarta, Indonesia | Monday, 18-01-2021

NEWS UPDATE

IDI Rilis Dokter Gugur Karena Covid-19 Capai Puluhan Orang

Pus | Senin,20 Jul 2020 - 20:50:34 WIB

Ilustrasi Gambar/foto ist via abadikini

Jakarta, CityPost – Dunia Kesehatan berduka sejak wabah virus corona yang sudah dijadikan sebagai Pandemi Covid-19 oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) tengah mengugurkan puluhan dokter-dokter terbaik di Indonesia. Sejauh ini, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) merilis ada 68 dokter yang meninggal karena Covid-19.

Informasi itu disampaikan langsung oleh Pengurus Besar IDI melalui humas mereka Halik Malik yang mencatat kematian para dokter sejak wabah virus corona merebak dinegeri ini.

“Informasi yang diterima PB IDI setidaknya ada 68 dokter yang dilaporkan meninggal dunia karena positif Covid-19 dan PDP Covid,” ungkap Halik di Jakarta pada Senin (20/7).

Kabar kematian para dokter ini juga dipublish mereka melalui akun instagram @ikatandokterindonesia. Informasi terbaru itu mereka unggah usai dua dokter kembali meninggal dunia yang bernama dr Hatta Lubis dan dr Elida Ilyas.

“Dr HM Hatta Lubis meninggal dunia di RS Martha Friska Medan. Hari Sabtu tanggal 18 Juli sekitar pukul 19.40 WIB,” ucapnya.

Sementara itu, Dokter Elida Ilyas yang merupakan anggota IDI Jakarta Selatan meninggal dunia pada Minggu 19 Juli pukul 05.40 WIB di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (MMC) Jakarta.

Berikut daftar 68 dokter yang meninggal dunia karena Covid-19 rilisan IDI, antara lain ; Prof. DR. dr Iwan Dwi Prahasto (Guru Besar FK UGM), Prof. DR. dr Bambang Sutrisna (Guru Besar FKM UIIDI Jakarta Timur), dr Bartholomeus Bayu Satrio (IDI Jakarta Barat), dr Exsenveny Lalopua M Kes (IDI Kota Bandung), dr Hadio Ali K SpS (IDI Jakarta Selatan), dr Djoko Judodjoko SpB (IDI Bogor), dr Adi Mirsa Putra Sp THT-KL (IDI Bekasi), dr Laurentius Panggabean Sp KJ (IDI Jakarta Timur), dr Ucok Martin SpP (IDI Medan), dr Efrizal Syamsudin MM (IDI Prabumulih), dr Ratih Purwarini Msi (IDI Jakarta Timur), Laksma (Purn) dr Jeanne PMR Winaktu SpBS (IDI Jakarta Pusat), Prof. Dr. dr Nasrin Kodim MPH (Guru Besar Epidemiologi FKM UI), Dr. Bernadette Sp THT meninggal di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo (IDI Makassar), DR. Dr. Lukman Shebubakar SpOT (K) (IDI Jakarta Selatan), Dr. Ketty di RS Medistra (IDI Tangerang Selatan), Dr. Heru S meninggal di RSPP (IDI Jakarta Selatan), Dr. Wahyu Hidayat Sp THT (IDI Kab Bekasi), Dr. Naek L Tobing SpKJ (IDI Jakarta Selatan).

Selanjutnya, Dr. karnely Herlena (IDI Depok), Dr Soekotjo Soerodiwirio SpRad (IDI Kota Bandung), Dr. Sudadi MKK SpOK (IDI Jakarta Pusat), Prof. Dr H Hasan Zain SpP (IDI Banjarmasin), Dr. Mikhael Robert Marampe (IDI Kab Bekasi), Dr. Berkatnu Indrawan Janguk (IDI Surabaya), Dr. Irsan Nofi Hardi Nara Lubis SpS (IDI Medan), Dr. Boedhi Harsono (IDI Surabaya), Dr. Soeharno (IDI Kediri), Dr. Amir Hakim Siregar SpOG (IDI Batam), Dr. Ignatius Tjahjadi SpPD (IDI Surabaya), Dr. Esis Prasasti Inda Chaula SpRad (IDI Tegal), Dr. Hilmi Wahyudi (IDI Gresik), DR. dr Heru Prasetya SpB SpU (IDI Banjarmasin), dr Miftah Fawzy Sarengat (PPDS FK Unair, RS Soetomo, IDI Balikpapan), dr Bendrong Moerdiarso SpF SH (IDI Surabaya), dr H Dibyo Hardianto (IDI Bangkalan), dr Deny Dwi Yuniarto (IDI Sampang), dr Gatot Prasmono (IDI Sidoarjo), dr Sukarno (IDI Sidoarjo), dr Arief Basuki SpAn (IDI Surabaya), dr Herry Nawing SpA (IDI Makassar), dr Theodorus Singara SpKJ (IDI Makassar), dr Nyoman Sutedja MPH (IDI Denpasar), dr Putri Wulan Sukmawati (PPDS Anak FK Unair/RS Soetomo Surabaya), dr Sang Aji Widi Aneswara (IDI Semarang), dr Elianna Widiastuti (IDI Semarang).

Selanjutnya, dr Agus Pramono (IDI Sidoarjo), dr Ane Roviana (IDI Jepara), dr Sovian Endi (IDI Grobogan), dr Pepriyanto Nugroho (IDI Blitar), dr Ahmadi NH SpKJ (IDI Semarang), dr Zulkiflie Saleh (IDI Banjarmasin), dr Abdul Choliq (IDI Probolinggo), Prof. dr H Mgs Usman Said SpOG (K) (IDI Palembang), dr H Khairul Saleh SpPD (IDI Palembang), dr Anna Mari Ulina Bukit (IDI Medan), dr Herwanto SpB (IDI Kisaran), dr Maya Norismal Pasaribu (IDI Labuhan Batu Utara), dr Budi Luhur (IDI Gresik), dr Deni Chrismono Raharjo (IDI Surabaya), dr Arif Agoestono Hadi (IDI Lamongan), dr Djoko Wiyono (IDI Surabaya), Prof. Dr. dr Andi Arifuddin Djuanna SpOG (K) (IDI Makassar), dr Aldreyn Asman Aboet SpAN KIC (IDI Medan), dr M Fahmi Arfai (IDI Semarang), dr M Ali Arifin (IDI Sidoarjo), dr M Hatta Lubis SpPD (IDI Padang Sidempuan), dan dr Elida Ilyas SpKFR (K) (IDI Jakarta Selatan). (Pus/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar