Jakarta, Indonesia | Friday, 23-10-2020

NEWS UPDATE

Geger Tentara China Laundry Seragam, Polisi Angkat Bicara

Hen | Senin,27 Jul 2020 - 23:06:06 WIB

Video seragam tentara China dilaundry di Kelapa Gading/foto ist via gaekon.com

Jakarta, CityPost – Sebuah video yang berisi jejeran seragam tentara luar negeri tengah dicuci di Laundry Kepala Gading, Jakarta Utara tengah menggegerkan warga net. Banyak yang terkejut karena disebutkan seragam itu milik tentara China yang sedang dicuci.

Setelah video itu viral dan banyak di retweet netizen, akhirnya menjadi perhatian pihak Polsek Kepala Gading. Mereka kemudian melakukan pemeriksaan dan penyelidikan langsung kelokasi dan mencari keberadaan seragam tentara China ditempat-tempat usaha laundry yang jumlahnya mencapai 42.

Kapolsek Kepala Gading Kompol Rango Siregar mengatakan pihaknya melakukan penyelidikan terhadap 42 landry diwilayah Kelapa Gading namun tidak menemukan lokasi seperti yang ada didalam video tersebut. Hal itu disampaikan melalui keterangan resmi pada Senin (27/7) hari ini.

Rango mengatakan dia juga sudah meminta ahli bahasa untuk mengecek tulisan yang ada diseragam tentara yang dilaundry tersebut. Menurut Rango mengutip ahli bahasa disebutkan tulisan itu bukan aksara China melainkan dari Korea Selatan.

Diketahui sebelumnya, video tentara China mencuci seragam itu viral dimedia sosial pada 22 Juli. Dalam tayangan itu, seorang lelaki mengatakan bahwa salah satu tempat laundry di Kelapa Gading menerima pakaian seragam tentara China.

“Enggak tahu maksudnya apa ini tentara China nyuci baju di Kelapa Gading nih, pasukannya sudah banyak dia nih, siap perang kayaknya nih,” kata seorang lelaki dalam video itu.

Banyaknya informasi hoaks yang berseliweran dimedia sosial dan bisa memicu perpecahan atau rasa ketakutan yang berlebih tengah memicu seruan dari pihak kepolisian. Mereka meminta semua masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial dan tetap melakukan penyaringan informasi sebelum meneruskan kepihak lainnya. (Chan/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar