Jakarta, Indonesia | Tuesday, 27-10-2020

NEWS UPDATE

LPDB Berhasil Salurkan 58,2 Persen Dana PEN

Agus | Rabu,19 Agus 2020 - 15:09:07 WIB

Acara tasyakuran peringatan Hari Jadi LPDB KUMKM yang ke 14 di Jakarta/foto Agus citypost

Jakarta, CityPost – Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) Supomo mengatakan sejauh ini lembaga yang dipimpinnya sudah berhasil menyalurkan dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar 58,2 persen dari total anggaran yang dikelola sebanyak Rp 1 triliun.

"Dengan kondisi seperti ini LPDB-KUMKM masih diberi amanah untuk salurkan dana PEN Rp1 triliun dan per hari ini kita udah salurkan 58,2 persen," ujar Supomo di sela-sela Acara Tasyakuran HUT LPDB-KUMKM ke-14 di Jakarta, Selasa (18/8).

Sementara itu kata Supomo, LPDB KUKM menargetkan dana PEN akan tersalurkan semua pada September 2020 dengan harapan stimulus tersebut mampu membuat para pelaku koperasi dan UMKM memiliki kecukupan modal usaha dalam meningkatkan produktivitasnya.

Kendati demikian, LPDB juga mengaku bahwa dalam proses penyaluran dana PEN banyak mengalami hambatan yang salah satunya adalah keraguan dari para koperasi calon penerima dana ditengah wabah pandemi Covid-19. Namun, intensitas penyalur masih terus dilakukan. Disebutkan, dana PEN itu sudah disalurkan kepada 42 mitra koperasi dan percepatan penyaluran terus intens dilakukan melalui sarana koordinasi.

“Dengan kondisi Covid-19 beberapa koperasi masih berhitung banget kapan Covid-19 akan berakhir jadi mereka enggak sekedar minta pinjaman untuk modal kerja tapi juga berpikir bagaimana menyalurkannya,” ujar Supomo.

Melansir keterangan dari pihak LPDB KUMKM, hingga saat ini mereka sudah menyalurkan dana bergulir diluar dana PEN sebesar Rp. 400 miliar dari target penyaluran sebanyak Rp 1,85 triliun. Kendati masih terbilang kecil, tetapi sudah masuk dalam tahap komite alias tahap akhir penyaluran mencapai kurang lebih Rp 1 triliun.

Supomo sendiri selau Direktur Utama LPDB mengaku masih optimis bisa mencapai target penyaluran hingga akhir tahun mendatang.

“Yang sudah dikomitekan sehingga bisa Rp 1,85 triliun itu sudah sekitar Rp 900 miliar hingga Rp 1 triliunan. Kami optimis semua bisa tersalurkan sebab rata-rata udah narik tahap awalnya, tinggal narik untuk tahap dua atau ketiganya,” terang Supomo.

Diketahui, saat ini LPDB KUMKM tengah menggelar acara tasyakuran untuk memperingati hari jadi lembaganya yang ke 14 tahun dan dihadiri oleh jajaran direksi, kepala divisi dan kepala bagian. Acara dilakukan dengan momen pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Supomo disaksikan oleh anak-anak Yatim Piatu dari Yayasan Nurul Hasanah dan TKA Al Wadad.

 “Mari bersama-sama menjaga amanah ini, jangan hanya melihat usia 14 tahun. LPDB-KUMKM yang merupakan satuan kerja Kementerian Koperasi dan UKM, banyak program yang diembankan ke kita, saya tidak yakin akan berhasil tanpa kerja sama semua pihak di lembaga ini dalam mengemban amanah mulia tersebut," ujar Supomo.

Sejak berdiri tahun 18 Agustus 2006, LPDB-KUMKM didapuk menjadi garda terdepan bagi permodalan koperasi dan UMKM di Indonesia. LPDB-KUMKM juga mengambil peran penting dalam menggerakkan denyut ekonomi terbesar di negeri ini, yakni melalui wadah KUMKM.

“Meski diadakan dalam suasana sederhana tasyakuran ini diharapkan bisa memberikan efek positif bagi kita semua dalam rangka mengemban amanah selaku insan yang dipercayai untuk menjalankan tugas mulia ini,” kata Direktur Umum dan Hukum LPDB-KUMKM Jaenal Aripin.

Direktur Pembiayaan Syariah LPDB-KUMKM Fitri Rinaldi mengatakan peran serta LPDB-KUMKM dalam mendukung pemerintah khususnya di masa Pemulihan Ekonomi Nasional akibat dampak pandemi Covid-19 sangat dibutuhkan, khususnya demi menjaga eksistensi koperasi dan UMKM di Indonesia.

“Tantangan di masa pandemi Covid-19 ini, kita diberikan tugas yang tidak enteng. Karena itu, kebersamaan dan sinergi bisa mengentengkan beban tugas yang diberikan kepada kita, mampu menjalankan tugas dan misinya sehingga bisa bermanfaat bagi koperasi dan UMKM,” ucap Fitri Rinaldi.

Sejak pertama kali menyalurkan dana bergulir di tahun 2008 sampai dengan Agustus 2020, LPDB-KUMKM telah menggelontorkan pinjaman sebesar Rp10,89 Triliun yang terserap kepada lebih dari 4,422 mitra usaha. Per tahun 2020, LPDB-KUMKM telah menyalurkan dana bergulir sebesar Rp732 miliar, dengan proporsi penyaluran dengan Pola Konvensional sebesar Rp444,300 miliar dan melalui Pola Syariah sebesar Rp287,700 miliar.

“Pada saat ini kita sama-sama ingin memperjuangan nama LPDB-KUMKM. Ada yang bilang dari sisi negatif, atau sisi positif. Memang ini bukan pekerjaan ringan agar orang lain menilai kita sebagai lembaga yang baik. Jadi tolong perbaiki reputasi itu,” imbuh Direktur Keuangan LPDB-KUMKM Ahmad Nizar.

Presiden Jokowi menilai, kontribusi LPDB-KUMKM terhadap pemberdayaan UMKM melalui koperasi tepat sasaran. Sehingga ada wacana Presiden akan membuat LPDB-KUMKM lebih besar. Ini tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi LPDB-KUMKM di usia yang ke-14 tahun ini. (Agus)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar