Jakarta, Indonesia | Tuesday, 27-10-2020

NEWS UPDATE

FKWJN Sumatera Utara Adakan Festival Kuda Kepang

Pus | Minggu,23 Agus 2020 - 20:19:59 WIB

Sejumlah peserta “Festival Kuda Kepang” FKWJ Sumut sedang menunjukkan kebolehannya di depan ratusan penonton/foto ist Sugeng

Deliserdang, CityPost - Menyemarakkan HUT ke-75 Kemerdekaan RI sekaligus menyambut datangnya tahun baru Islam 1442 H, Forum Komunikasi Warga Jawa Nusantara (FKWJN) Sumatera  Utara, Minggu, (23/8/2020), menggelar “Festival Kuda Kepang” FKWJ ke-VII.

Festival dilaksanakan di halaman SD Negeri 106835 Pasar VX Desa Limau Manis Kec. Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang. Disaksikan ratusan undangan, festival dibuka oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Budaya dari Pariwisata Kabupaten Deliserdang H. Khoirum Rijal, ST. M.AP. yang mewakili Bupati Deliserdang, H. Ashari Tambunan.

Festival yang bertemakan “Guyub Rukun Gawe Sentosa” ini diikuti 13 peserta yang berasal dari berbagai Sanggar seni tradisi yang ada di Sumatera Utara seperti Deliserdang, Medan, Tebing Tinggi, Binjai dan Pematang Siantar.

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kadis Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Deliserdang, Ashari Tambunan sangat menyambut baik inisiatif penyelenggaraan festival seni budaya tradisional masyarakat Jawa yang diadakan FKWJ itu.

Masyarakat Deliserdang, kata Ashari, patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena berkat kemajemukan penduduknya, Deliserdang menjadi kaya dengan berbagai potensi budaya.

“Bila potensi budaya ini dikemas dengan baik, pasti akan mejadi asset yang tak ternilai harganya, tidak hanya dalam membentuk karakter dan budi pekerti masyarakat, tapi juga dalam menopang industri pariwisata” ujarnya.

Namun sebaliknya, tambah Ashari, jika pembangunan di bidang kebudayaan ini tidak atau kurang mendapat perhatian, maka budaya yang bernilai tinggi itu akan luntur dan tergerus oleh pengaruh negatif budaya yang datang dari luar. “Oleh karena itu, aktualisasi dan pengembangan seni budaya menjadi metode penangkal sekaligus solusi sangat efektif terhadap serbuan budaya luar tersebut,” tambahnya.

Karena itulah, tambah Ashari, pemerintah Kabupaten Deliserdang menyambut baik “Festival Kuda Kepang” yang dilakukan FKWJ Sumatera Utara. “Selain sebagai hiburan, festival semacam ini memberi arti penting tidak saja untuk pelestarian warisan budaya, tapi juga dapat menjadi ajang promosi pariwisata,” katanya.

Bupati Deliserdang itu yakin, melalui kegiatan semacam ini para penggiat seni tradisi akan dapat menumbuhkan rasa cinta di kalangan generasi muda terhadap seni tradisi yang diwariskan oleh para leluhurnya. “Sebab, apapun namanya, setiap warisan budaya adalah milik dan kekayaan yang harus kita lestarikan bersama,” jelasnya.

Di akhir sambutan tertulisnya, Bupati Deliserdang itu menyatakan terima kasih pada FKWJ yang telah menggagas acara ini dan berharap apa yang telah dilakukan FKWJ ini semakin menguatkan rasa cinta masyarakat terhadap seni budaya sebagai perwujudan dari kearifan lokal yang ada di tengah-tengah masyarakat. (Pus)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar