Jakarta, Indonesia | Wednesday, 21-04-2021

NEWS UPDATE

Pemerintah Dan DPR Tolak Lanjutkan Pembahasan RUU Pemilu

Hen | Selasa,09 Feb 2021 - 22:20:56 WIB

Ketua Baleg DPR RI Supratman Andi Agtas/foto ist DPR.go.id

Jakarta, CityPost – Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu dalam prolegnas 2021 saat ini disepakati oleh pihak pemerintah dan DPR untuk tidak dilanjutkan. Dengan demikian, Badan Legislasi (Baleg) bisa membuka opsi untuk menarik legislasi tersebut keluar dari Prolegnas Prioritas 2021.

Menyikapi permasalahan RUU Pemilu ini, Ketua Baleg DPR RI Supratman Andi Agtas mengatakan, pihaknya masih memiliki tiga cara untuk merespon semua sikap fraksi dan pemerintah yang kini sama-sama menolak untuk melanjutkan pembahasannya. Khususnya permasalahan normalisasi penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah dari 2024 menjadi 2022 dan 2023.

“Ada tiga cara yang bisa ditempuh karena pandangan fraksi sudah kelihatan dan pemerintah juga sudah menyatakan menolak untuk membahas terkait dengan penyelenggaraan Pilkada di 2022 atau 2023. Oleh karena itu, ada tiga cara yang bisa kita tempuh,” ucap Supratman.

Supratman menjelaskan, tiga opsi itu antara lain, Baleg DPR kembali menggelar rapat tingkat pertama untuk mengeluarkan RUU Pemilu dari daftar Prolegnas Prioritas 2021 dan akan memakan waktu lama. Kedua, menggelar Rapat Paripurna dengan memberikan catatan untuk tidak melanjutkan pembahasan RUU Pemilu saat mengesahkan Prolegnas Prioritas 2021 dan ketiga pembahasan RUU Pemilu dinyatakan tidak dilanjutkan dalam proses harmonisasi.

“Tapi kelihatannya kemungkinan ada penolakan dari fraksi-fraksi, itu cara yang bisa kita tempuh, jadi kita ambil tetap melakukan harmonisasi, dalam pengambilan keputusan itu kemungkinan besar untuk tidak dilanjutkan,” ujarnya.

Diketahui, sejumlah fraksi yang menolak melanjutkan pembahasan RUU Pemilu adalah Nasdem, PKB, PDIP, Gerindra, PAN, PPP. Sementara, fraksi yang ingin melanjutkan pembahasan RUU Pemilu adalah PKS dan Demokrat. (Hen/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar