Jakarta, Indonesia | Wednesday, 21-04-2021

NEWS UPDATE

PM Inggris Kecam Aksi Kudeta Militer Di Myanmar

And | Kamis,18 Feb 2021 - 19:56:01 WIB

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson/foto ist SSV youtube The Sun

CityPost – Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menegaskan sejauh ini pihaknya mengecam aksi kudeta militer yang dilakukan dan dipimpin oleh Panglima Militer Myanmar Min Aung Hlaing dan kini menangkap pemimpin sipil Aung San Suu Kyi.

Johnson mengatakan militer Myanmar telah melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia dengan menangkap Aung San Suu Kyi dan semua manuver hukum yang dilakukan menarget Suu Kyi.

“Tuduhan baru terhadap Aung San Suu Kyi yang dibuat oleh militer Myanmar jelas merupakan pelanggaran hak asasi manusia. Kami mendukung rakyat Myanmar dan akan memastikan mereka yang bertanggungjawab atas kudeta ini dimintai pertanggungjawaban,” tegas Johnson melalui cuitan twitter.

Kecaman Johnson mendapat dukungan dari Juru Bicara PBB Stephane Dujarric yang juga menyerukan agar tuduhan terhadap Aung San Suu Kyi segera dicabut dan tokoh sipil itu dibebaskan.

Seperti yang dilansir Al Jazeera, Asosiasi Bantuan untuk Narapidana Politik melacak dan melaporkan bahwa pejabat yang ditahan militer ada sebanyak 452 orang sejak 1 Februari 2021 lalu. Sebanyak 35 orang sudah dibebaskan dan 417 masih ditahan dikomplek perumahan milik pemerintah.

Pergolakan kudeta militer di Myanmar ini juga memicu dimatikannya saluran internet seperti yang disampaikan pihak NetBlocks yang memantau adanya ganggung sejak aksi unjuk rasa berlangsung di Yangon dan wilayah lainnya dan telah banyak melumpuhkan fungsi pemerintahan. (And/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar