Jakarta, Indonesia | Monday, 21-06-2021

NEWS UPDATE

Biden Geram Sebut Tragedi Berdarah Myanmar Keterlaluan

And | Senin,29 Mar 2021 - 23:45:15 WIB

Presiden AS Joe Biden/foto ist SSV youtube BBC

CityPost – Presiden Amerika Serikat Joe Biden akhirnya angkat bicara menanggapi peristiwa berdarah yang terjadi di Myanmar usai aksi kudeta militer bergulir sejak 1 Februari 2021 lalu. Dia mengatakan tragedi itu sangat keterlaluan.

Sejauh ini, Biden ikut mengecam tragedi pertumpahan darah ditengah aksi unjuk rasa menolak kudeta militer di Myanmar. Pernyataan itu dikeluarkan sehari setelah diketahui ada lebih dari 100 orang yang tewas termasuk tujuh orang anak-anak ditangan aparat keamanan.

Seperti yang dilansir melalui AFP dilaporkan bahwa pada Sabtu (27/3) lalu ada sedikitnya 107 orang yang tewas saat unjuk rasa terjadi diseluruh wilayah Myanmar. Korban tewas berjatuhan ketika aparat keamanan mulai melepaskan tembakan dan mensasar para demonstran.

“Mengerikan. Sangat keterlaluan dan berdasarkan laporan yang saya terima, banyak orang tewas dan itu seharusnya tidak perlu terjadi,” tegas Biden saat berada di negara bagian Delaware.

Disampaikan juga, peristiwa pembunuhan para demonstran itu terjadi seiring dengan kelompok junta militer memamerkan kekuatan dalam peringatan Hari Angkatan Bersenjata tahunan.

Terkait korban tewas itu sendiri, jumlahnya menurut Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP) sudah mencapai 459 orang. Angka itu diperoleh sejak militer melakukan kudeta pda 1 Februari 2021 hingga saat ini. Mereka menegaskan bahwa pada Sabtu (27/3) merupakan hari yang paling mematikan dan pada Minggu (28/3) lalu dilaporkan adanya 13 orang yang kembali tewas ditangan aparat keamanan. (And/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar