Jakarta, Indonesia | Monday, 21-06-2021

NEWS UPDATE

Hasil Itiqaf, Eggi Ungkap Kelemahan Umat Islam Indonesia

Chan | Kamis,13 Mei 2021 - 01:53:45 WIB

Advocat Eggi Sudjana/foto ist SSV youtube Talk Show tvOne

Jakarta, CityPost –Menyambut hari kemenangan atau Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Advokat senior Prof. Dr. Eggi Sudjana, S.H, M.Si menguak hal yang menjadi kelemahan umat Islam di Indonesia dan dunia sehingga mereka tidak berdaya melawan musuh-musuh yang kerap menghinakannya.

Eggi menuturkan bahwa hasil dari Itiqafnya di Masjid Al Ijabah Sentul, Gunung Geulis telah menyimpulkan sebuah analisa terkait kenapa umat Islam di Indonesia dan dunia terkesan santai, lemah dan tak berdaya melawan kaum munafik dan kafir.

Menurut penilaiannya, Islam selama ini lemah dan tak berdaya karena umatnya tidak mentadaburi Al Quran hingga akhirnya menyerah pada musuh-musuh Allah Subhanahu wa ta`ala.

“Umat Islam di Indonesia maupun internasional tidak tadaburi Al Quran maka jadi lemah, lesu dan nyerah pada keadaan, nyerah pada musuh Allah Subhanahu wa ta`ala dan musuh umat Islam,” ungkapnya kepada citypost pada Selasa (12/5).

Oleh karena itu, Eggi menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk kembali kepada Al Quran, membacanya, mempelajari, menghayati, meyakini dan memperjuangkan nilai-nilai kesucian didalamnya agar bisa menjadi kekuatan dan kebermanfaatan didunia.

“Sudi kiranya semua saudaraku seiman dan Islam serta se TPUA, se HMI, Se PPMI, Se Indemo, Se Bangsa dan Se Tanah Air atau yang di LN seluruh dunia yang gabung disini atau tidak gabung di group. Perlu diinfokan 73 % penduduk Indonesia yang beragama Islam tidak bisa baca Al Quran (Ini hasil penelitian dari Monash University Australia). Oleh karena itu sudi kiranya berkenan pelajari, pahami, dimengerti, dihayati, diyakini dan diperjuangkan nilai-nilai Al Quran yang suci dan mencerdaskan,” tegasnya.

Eggi menjelaskan ending dari hasil Itiqaf mesti sampai pada kemenangan mutlak, antara lain, 1. Dapat pengampunan Allah dengan diberi pencerahan wawasan luas, 2. Dapat berbagai kenikmatan hidup, 3. Diberi petunjuk dan hidayah, 4. Diberi pertolongan dan malaikat turun, 5. Diberi sakinah dan ketenangan dalam menjalani hidup, 6. Diberi rasa aman, 7. Baiun dan dipimpin oleh pemimpin yang memprogramkan ASI (Al Quran, Shalat, infaq) dalam menjalani kehidupannya, 8. Diberi wibawa dan kehormatan diri, umat, rakyat dan negaranya.

“Jadi itulah analisis kongkrit kenapa umat Islam Indonesia khususnya dan dunia pada umumnya tidak bercahaya, tidak berwibawa dan tidak terhormat. Karena meninggalkan Al Quran dan memisahkan Al Quran dengan kekuasaan, akibatnya umat Islam lumpuh tak berdaya seperti mayat hidup saja, tidak ada ruh dan jiwanya,” jelas Eggi.

Eggi berpesan sambutlah Idul Fitri 1442 Hijriah dengan evaluasi dan pertaubatan agar diakhir hidup manusia bisa husnul khatimah dan mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.

“Hadirnya kita didunia ini tidak berarti, nothing. Tidak berprestasi bahkan cenderung jadi sampah masyarakat. Oleh karena itu sambut Iedul Fitri 1442 H Kamis tgl 13 Mei 2021 perlulah evaluasi diri kemudian taubatlah agar ujung hidup kita husnul khatimah, bahagia dunia akhirat. Mohon Maaf lahir dan batin ya,” pungkasnya. (Chan)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar