Jakarta, Indonesia | Monday, 21-06-2021

NEWS UPDATE

DDR Buatan BPPT Jadi Solusi Alat Rontgen X-Ray

Sunu | Rabu,02 Jun 2021 - 15:33:05 WIB

Ilustrasi Gambar/foto ist laman BPPT

Jakarta, CityPost - Saat ini alat kesehatan di Indonesia masih bergantung kepada produk alat kesehatan luar negeri. Salah satu alat kesehatan yang masih impor adalah alat rontgen x-ray. Indonesia mengimpor alat ini dari Jerman dan China dengan harga Rp 5,7 miliar dan Rp 1,8 miliar namun hal itu kini dapat diatasi.
 
Adalah Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang kini telah menemukan alat rontgen x-ray buatan Indonesia. Sebagaimana dikatakan oleh Deputi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Eniya Listiani Dewi dalam acara webinar yang bertemakan “Ekosistem Inovasi Teknologi Penanganan Covid-19: Peta dan Upaya Penguatannya”Jakarta, Rabu.
 
Eniya Listiani Dewi juga menuturkan bahwasannya pembuatan Digital Direct Radiography ini bekerjasama dengan Madeena dan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Menurut Badan Pengawas Tenaga Nuklir bahwa saat ini terdapat 8.000 alat rontgen x-ray yang digunakan di Indonesia. Inovasi yang dilakukan BPPT dengan membuat Direct Digital Radiography berpotensi mengganti sebanyak 6.000 alat rontgen x-ray. 
 
“Ada produk dari kami yang bekerjasama dengan PT Madeena yang berada di Jogjakarta, kita ingin membuat Direct Digital Radiography, saat ini sudah dibuat prototypenya lalu kita saat ini sedang mengurus perijinan, kegiatan ini dikawal oleh BPPT, PT Madeena dan UGM dan sekarang kita sedang mencoba (DDR Madeena) di Rumah Sakit Sardjito.” Ucap Eniya. 
 
Inovasi yang dilakukan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sejatinya telah sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo yakni, BPPT haru berburu teknologi dan inovasi agar dapat mendukung pemulihan ekonomi, BPPT harus bias menjadi Lembaga akuisisi teknologi maju dari manapun dan BPPT harus menjadi pusat kecerdasan teknologi di Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Joko Widodo pada Maret lalu saat Rakernas BPPT. (Sunu)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar