Jakarta, Indonesia | Monday, 21-06-2021

NEWS UPDATE

Medsos Trump Di Suspend Hingga 2 Tahun

Andre | Sabtu,05 Jun 2021 - 18:52:55 WIB

Mantan Presiden AS Donald Trump/foto ist SSV Youtube Sky News

CityPost – Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sepertinya masih harus menahan jari-jarinya untuk tidak berselancar didunia media social. Apalagi saat Facebook mengumumkan telah menangguhkan atau memberikan suspend kepadanya hingga 2 tahun mendatang.

Informasi itu disampaikan oleh pihak Facebook melalui Wakil Presiden Urusan Global Nick Clegg pada Jumat (4/6) lalu. Dengan tegas, platform milik Mark Zuckerberg menyatakan bahwa mereka saat ini tidak pandang bulu dalam menerapkan aturan. Tidak ada pengecualian bagi tokoh maupun protokol yang mengikutinya.

“Mengingat beratnya keadaan yang menyebabkan penangguhan Mr. Trump, kami percaya tindakannya merupakan pelanggaran berat terhadap aturan kami yang pantas mendapatkan hukuman tertinggi yang tersedia dibawah protokol penegakkan baru. Kami menangguhkan akunnya selama dua tahun, efektif sejak tanggal penangguhan awal pada 7 Januari tahun ini,” tegas Clegg seperti yang dikutip melalui Al Jazeera.

Disebutkan, asal muasal penangguhan itu dipicu oleh pujian Trump terkait para perusuh di Capitol AS pada 6 Januari lalu. Dewan pengawas memberikan dukungan atas penangguhan itu, namun masyarakat menyatakan Facebook tidak pantas memberikan suspend tanpa batas dan tanpa standar yang tidak terbatas pula.

Clegg sendiri menegaskan bahwa sanksi selama dua tahun itu disebabkan karena pelanggaran berat yang dilakukan dan pihaknya merasa perlu untuk memberikan waktu lama agar aman dari penghasutan.

“Dalam menetapkan sanksi dua tahun untuk pelanggaran berat, kami menganggap perlunya cukup lama untuk memberikan periode waktu yang aman setelah tindakan penghasutan, cukup signifikan untuk menjadi pencegah bagi tuan Trump dan lainnya dari melakukan pelanggaran berat seperti itu dimasa depan dan harus proporsional dengan beratnya pelanggaran itu sendiri,” jelas Clegg.

Diketahui, bukan hanya akun facebook milik Trump yang ditangguhkan, tetapi akun instagram dan twitter pun ikut menangguhkan eksistensi mantan presiden AS tersebut.

“Ketika kami menilai konten untuk kelayakan berita, kami tidak akan memperlakukan konten yang diposting oleh politisi secara berbeda dari konten yang diposting oleh orang lain. Sebaliknya, kami hanya akan menerapkan uji keseimbangan kelayakan berita kami dengan cara yang sama untuk semua konten, mengukur apakah nilai kepentingan publik dari konten tersebut melebihi potensi resiko bahaya dengan membiarkannya,” pungkas Clegg. (And/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar