Jakarta, Indonesia | Monday, 21-06-2021

NEWS UPDATE

UMKM Labuan Bajo Manfaatkan Dana Bergulir Di Tengah Pandemi

Agus | Jumat,11 Jun 2021 - 19:16:41 WIB

Direktur Utama LPDB KUMKM, Supomo meninjau kegiatan usaha UMKM/foto Agus citypost

Manggarai Barat, CityPost – Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang terkena dampak langsung oleh Pandemi Covid19 disebutkan telah terbantukan dengan adanya guliran dana dari lembaga pemerintah yang mereka rasakan manfaatnya untuk menjaga agar unit bisnis tetap bisa bertahan dan berjalan.

Sejauh ini, Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) menjelaskan sudah banyak menyalurkan dana bergulir kepada kelompok KUMKM. Salah satunya per Juni 2021 tahun ini, LPDB menyalurkan dana sebesar Rp. 150 miliar kepada Koperasi Kredit (Kopdit) Obor Mas di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Melalui Kopdit Obor Mas itulah kemudian dana disalurkan kembali kepada ke para pelaku UMKM yang menjadi binaannya.

Eusebius Neno Tembek, pemilik usaha Kafe G20 misalnya. Eusebius memperoleh pinjaman dari Kopdit Obor Mas pada Maret 2021 sebesar Rp25 juta. Dana tersebut, ia gunakan untuk mengembangkan usahanya.

"Awalnya cuma beralas terpal, tapi sekarang saya kembangkan dari modal dana bergulir itu untuk memperluas kafe. Sehingga jadi lebih besar dan menarik," imbuhnya saat ditemui langsung.

Ia bersyukur, pembiayaan yang diraihnya dari Kopdit Obor Mas dan LPDB-KUMKM ini, sangat besar sekali manfaatnya bagi usaha Kafe G20 miliknya. Bahkan Eusebius mengaku tak sampai satu hari, dana tersebut cair. Ditambah bunga yang ditawarkan pun sangat murah.

"Setelah saya hitung-hitung dan bandingkan dengan lembaga lain, ini yang terbaik menurut saya. Bunganya sangat kecil hanya 3 persen," ucap Eusebius.

Ia berharap, program pinjaman dana bergulir LPDB-KUMKM yang disalurkan Kopdit Obor Mas bisa terus berjalan. Sehingga akan semakin banyak UMKM-UMKM lainnya terbantu, apalagi di tengah pandemi Covid-19.

"Saya bersyukur masih bisa bertahan," katanya.

Senada dengan Eusebius, Martina Enim Rotok, pemilik usaha bisnis tanaman hias Sam Hi Nursery Flower and Decoration Specialist ini, juga meraih pinjaman dari Kopdit Obor Mas pada April 2021 sebesar Rp100 juta. Tambahan modal itu ia gunakan untuk mengembangkan usaha tanaman hiasnya, yang kian dikenal banyak orang.

"Usaha tanaman hias di Labuan Bajo ini sangat menjanjikan dan menguntungkan. Saya menerima pembeli dari seluruh daerah. Tambahan dana dari Kopdit Obor Mas ini sangat cepat, murah dan mudah," jelas Mama Martina, sapaa akrab dari masyarakat sekitar.

Tanaman hias  miliknya pun sudah banyak dibeli orang, bahkan ia sering mendapat permintaan tanaman hias dan dekorasi dari hotel-hotel yang ada di Labuan Bajo seperti Ayana Hotel dan Jayakarta Hotel. Selain itu, Bandar Udara Internasional Komodo di Labuan Bajo juga pernah didekorasinya.

Selanjutnya Gedifridus Sisparjo, pemilik usaha tenun ikat Manggarai Barat. Menjadi anggota Kopdit Obor Mas sejak tahun 2021 dan mendapat pinjaman pada Januari 2021 sebesar Rp5 juta. Ia berharap LPDB-KUMKM terus membantu usaha para pelaku usaha untuk tumbuh dan berkembang.

Menyoal ini, Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo mengatakan, dana bergulir yang diberikan kepada koperasi memang harus dimanfaatkan langsung oleh UMKM lewat koperasi. Tahun ini, 100 persen penyaluran dana bergulir LPDB-KUMKM ini pun diberikan ke koperasi, terutama di sektor produktif.

Supomo melanjutkan, pihaknya terus menggandeng berbagai pihak termasuk Pemerintah Daerah (Pemda), untuk mensosialisasikan program pembiayaan LPDB-KUMKM.

"Kita ingin seluruh masyarakat Indonesia mengetahui, bahwa ini loh ada program permodalan atau pembiayaan dari LPDB-KUMKM dengan bunga yang murah. Banyak pula koperasi-koperasi bagus yang sukses mendapat pinjaman/pembiayaan dari LPDB-KUMKM," jelas Supomo. (Agus)


Komentar Via Website : 1
11 Jun 2021 - 20:52:47 WIB
AwalKembali 1 LanjutAkhir

Nama

Email

Komentar