Jakarta, Indonesia | Saturday, 23-10-2021

NEWS UPDATE

Waspada Gelombang Sangat Tinggi di Perairan Indonesia

Sunu | Kamis,02 Sept 2021 - 08:05:37 WIB

Gelombang tinggi laut

Jakarta, cityPost - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang sangat tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 02 - 03 September 2021.

Terdapat sirkulasi udara di Laut Natuna. Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Kep. Anambas - Kep. Natuna, perairan timur Kep. Bintan - Kep. Lingga, perairan selatan Banten - Jawa Barat, Laut Arafuru, dan perairan selatan Yos Sudarso - Merauke. 

Kondisi tersebut mengakibatkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 - 2,50 meter yang berpeluang terjadi di beberapa perairan seperti Selat Malaka bagian utara, perairan timur P. Simeulue – Kep. Mentawai, perairan P. Sawu, perairan Kupang – P. Rotte, Laut Sawu dan Selat Ombai, Samudra Hindia selatan P. Rotte, perairan Kep. Sermata - Kep. Tanimbar, Laut Arafuru bagian barat, perairan selatan Kep. Kei – Kep. Aru, perairan Kep. Anambas, Laut Natuna, perairan timur Kep. Bintan – Kep. Lingga, perairan selatan Kalimantan Tengah, Laut Jawa bagian tengah dan timur, perairan Kotabaru, perairan Kep. Sapudi – Kep. Kangean, Selat Makassar bagian selatan, Laut Bali dan Laut Sumbawa, Selat Lombok bagian utara, Laut Flores bagian timur, perairan timur Kep. Wakatobi, Laut Banda, perairan Jayapura - Sarmi, Samudra Hindia utara Papua.

Lalu, gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,50 - 4,0 meter berpeluang terjadi di perairan Indonesia lainnya adalah perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat P. Simeulue - Kep. Mentawai, perairan pesisir Bengkulu, Samudra Hindia barat Aceh – Kep. Mentawai, Selat Sape bagian selatan, perairan selatan P. Sumba, Selat Sumba bagian barat, Samudra Hindia selatan P. Sumba – P. Sawu, Laut Natuna utara, perairan Kep. Natuna, Laut Arafuru bagian tengah dan timur.

Kemudian, gelombang yang lebih tinggi kisaran 4,0 - 6,0 meter berpeluang terjadi di perairan Indonesia lainnya adalah perairan barat P. Enggano, perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat  Bengkulu – Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten - Sumbawa, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan Jawa - NTB.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m). Dan mohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar