Jakarta, Indonesia | Saturday, 23-10-2021

NEWS UPDATE

Ardern Bakal Perketat UU Kontrateroris Pasca Serangan Di Mal

Andre | Senin,06 Sept 2021 - 21:57:23 WIB

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Andern/foto ist ssv youtube newshub

CityPost – Peristiwa penikaman di sebuah mal di Selandia Baru kembali mengejutkan banyak pihak. Atas peristiwa itu sebanyak tujuh orang terluka ketika sedang berada di supermarket. Pelaku sendiri ditengarai sebagai residivis berasal dari Sri Lanka.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Andern menegaskan pihaknya bakal memperketat Undang-Undang Kontraterorisme untuk meredam aksi-aksi radikalisme yang bisa membahayakan warganya.

“Saya berkomitmen, bahwa segera setelah parlemen dilanjutkan, kami akan menyelesaikan pekerjaan itu, itu berarti bekerja untuk meloloskan undang-undang sesegera mungkin dan paling lambat akhir bulan ini,” tegas Andern.

Seperti yang dilansir melalui Al Jazeera, disebutkan saat ini polisi telah menembak mati pelaku yang diidentifikasi berusia 32 tahun dan merupakan residivis selama 3 tahun yang dibebaskan pada Juli lalu. Pelaku merupakan seorang warga Negara Sri Lanka yang melakukan aksi penusukan pada Jumat lalu.

Menurut Andern, pelaku melakukan aksinya terinspirasi oleh kelompok bersenjata ISIL dan dipantau terus-menerus tetapi tidak dapat ditahan lagi oleh hukum.

Sementara itu, RUU Perundang-undangan Kontra Teror mengkriminalisasi perencanaan dan persiapan yang mungkin mengarah pada serangan, menutup apa yang dikatakan para kritikus sebagai celah yang  memungkinkan komplotan untuk tetap bebas.

“Ini adalah individu yang sangat termotivasi yang menggunakan kunjungan supermarket sebagai tameng untuk serangan. Itu adalah situasi yang sangat sulit,”jelasnya.

Diketahui dari keterangan polisi setempat, pelaku sebelumnya pergi ke supermarket Countdown di Mal New Lynn di Auckland. Awalnya pelaku dikira akan berbelanja, tetapi setelah itu dia mengambil pisau dari pajangan dan mulai menikam orang-orang disana. Melihat aksinya, polisi langsung menembakkan senjata dan pelaku akhirnya berhasil dilumpuhkan dan mati. (And/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar