Jakarta, Indonesia | Monday, 15-08-2022

NEWS UPDATE

Gempa NTT Tidak Berpotensi Tsunami

Nazeli Veriana | Selasa,14 Des 2021 - 16:32:53 WIB

Kondisi sejumlah wilayah saat gempa bumi 7,5 SR mengguncang NTT/foto ist

Flores, CityPost - Gempa berkekuatan 7,5 skala richter atau skala magnetudo telah mengguncang sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Guncangan mulai terjadi pada pukul 11.30 WITA dan ditengarai bisa memicu terjadinya Tsunami.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pihak Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) lantas mengeluarkan peringatan dini akan potensi terjadinya tsunami.

Setelah dua jam melihat perkembangan pasca gempa besar itu, pihak BMKG kemudian mencabut peringatan dini tsunami secara resmi pada pukul 13.24 WITA dan menyatakan tidak ada tsunami sejak pengumuman pertama disampaikan.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua BMKG Dwikorita melalui konferensi pers dihadapan awak media di Jakarta pada Selasa (14/12) hari ini.

"Kejadian tadi 11.30 WITA dan sekarang sudah 2 jam dari kejadian, pukul 13.24 WITA dan tidak terdeteksi adanya kenaikan muka air laut lagi. Maka peringatan dini tsunami telah berakhir," ujar Dwikorita.

Pasca dicabutnya peringatan dini, Dwikorita menyerukan kepada masyarakat untuk kembali ketempatnya masing-masing dan tetap tenang dalam menghadapi situasi namun juga harus waspada karena masih adanya sejumlah gempa susulan.

Diketahui sebelumnya informasi gempa bumi berskala besar terjadi di NTT pada Selasa (14/12) hari ini. Catatan yang masuk keredaksi, waktu gempa sekitar pukul 10.20.11 WIB, Garis Lintang 7,59 LS, Garis Bujur 122.26 BT dengan kedalaman 12 km di Flores Sea.

Posisi itu berada di 112 km Barat Laut Larantuka-NTT, 114 KM Timur Laut Maumere Sikka, 154 KM Timur Laut Ende, 324 KM Barat Laut Kupang, dan 1722 KM Tenggara Jakarta.

Pihak berwenang lantas menetapkan status siaga dan waspada untuk sejumlah wilayah yang berpotensi terkena dampak gempa dan bencana susulan yang menyertainya seperti tsunami.

Berikut status awal yang ditetapkan dalam mengantisipasi bencana gempa bumi : Selayar dengan status Siaga, Pulau Ende Siaga, Flores Timur bagian Utara Siaga, Pulau Sikka Siaga, Sikka bagian Utara Siaga, Ende bagian Utara Siaga, Pulau Lembata Siaga,, Flores Timur Pulau Adonara Siaga, Manggarai bagian Utara Siaga, Ngada bagian Utara Siaga, Lembata bagian Utara Siaga, Sultra Buton Siaga, Alor bagian Utara Siaga, Sultra Bombana Siaga, Wakatobi Waspada, Bima Pulau Gili Waspada, Compu bagian Utara NTB Waspada, Bulukumba Sulsel Waspada dan Kendari Pulau Watulumango Sultra Waspada.

Sejauh ini pihak terkait masih mendata dan mengevaluasi kerusakan dan mencari apakah ada korban jiwa atau terluka pasca gempa itu terjadi. (Nazeli)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar