Jakarta, Indonesia | Monday, 15-08-2022

NEWS UPDATE

BEM SS Aksi Bawa Pocong Simbol Matinya Demokrasi

Chandra | Kamis,07 Apr 2022 - 23:43:18 WIB

Aksi Mahasiswa Aliansi BEM SS di Palembang pada 7 April 2022/foto ist SSV IG BEM SS

Palembang, CityPost – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Sumatera Selatan (BEM SS) menyatakan demokrasi di Indonesia telah mati. Hal itu mereka simbolisasi dengan membawa pocong dan batu nisan yang bertuliskan “Akhiri Rezim Tirani.”

Dari pantauan awak media, aksi dilakukan serentak dalam skala nasional dan digelar secara simbolik pada Kamis (7/4) hari ini.

Presiden Mahasiswa Universitas Sriwijaya Hansen Febriansyah menyatakan batu nisan dan pocong yang dibawa sebagai symbol pertanda demoktasi direzim Joko Widodo sudah mati.

“Bukti bahwasanya demokrasi di Indonesia ini sudah mati,” tegas Hansen seperti yang dikutip melalui cnnindonesia.com pada Kamis (7/4) hari ini.

Menurut Hansen, aksi mahasiswa yang digelar pada hari ini dihadiri oleh seribu lebih mahasiswa se Sumatera Selatan. Mereka yang ikut bergabung antara lain Universitas Sriwijaya, Universitas PGRI Palembang, Politeknik Negeri Sriwijaya dan Universitas Palembang.

Diketahui, aksi demonstrasi yang digelar sejak pukul 13.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB itu sempat memanas usai mahasiwa tidak diizinkan menggelar aksi didepan kantor DPRD Sumatera Selatan.

Kemudian aksi Kembali tenang usai aspirasi mahasiswa direspon pihak DPRD. Mahasiswa ditemui oleh Wakil Ketua DPRD Muchendi Mahzareki, Wakil Ketua Komisi V DPRD Syaiful Fadli dan beberapa anggota DPRD lainnya. Simbol pocong dan batu nisan diberikan kepada perwakilan anggota dewan tersebut. (Chand)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar