Jakarta, Indonesia | Monday, 15-08-2022

NEWS UPDATE

Menkeu Ungkap Dampak Larangan Ekspor CPO Ke APBN

Chandra | Jumat,20 Mei 2022 - 21:23:10 WIB

Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani/foto ist SSV Youtube Kemenkeu RI

Jakarta, CityPost – Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Rapat Kerja Badan Anggaran DPR RI mengungkapkan dampak dari larangan ekspor Crude Palm Oil (CPO) adalah potensi kehilangan pendapatan negara sebesar Rp 6 triliun setiap bulannya.

“Sekitar Rp 6 triliun satu bulannya (Potensi pendapatn yang hilang jika kebijakan larangan ekspor terus terjadi),” ungkap Sri di Gedung DPR RI Jakarta pada Kamis (19/5) lalu.

Menyikapi masalah tersebut, Sri bilang akan membawa juga aspirasi tersebut ke Menteri-menteri lainnya dan kepada presiden. Dia mengakui bahwa kebijakan larangan ekspor memang mengurangi penerimaan negara.

“Kami dari sisi Kementerian Keuangan sudah menyampaikan kalau CPO dan seluruh ekspor itu tetap dilakukan pelarangan setiap bulan berapa penerimaan kita turun dari pajak ekspor, pajak penghasilan, bea keluar, itu semuanya kami sampaikan laporannya sehingga termasuk tadi, ekspor kita kan menambah devisa, jadi seluruh kehilangan pendapatan itu kami sampaikan supaya bisa menjadi bahan untuk membuat keputusan,” tegas Sri.

Diketahui, selama ini Indonesia dikenal sebagai negara eksportir CPO terbesar didunia. CPO itu jugalah yang disebut membawa keuntungan dari penerimaan negara. Sayangnya, dalam pengelolaan minyak goreng didalam negeri diduga ada monopoli dan campur tangan kepentingan mafia hingga memicu kelangkaan Minyak Goreng dan harganya melambung tinggi. Untuk itulah pemerintah akhirnya menerbitkan kebijakan larangan ekspor CPO. (Chand)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar