Jakarta, Indonesia | Monday, 15-08-2022

NEWS UPDATE

Erdogan Tidak Melihat Sisi Positif Terhadap Tawaran NATO

Andre Heru | Senin,23 Mei 2022 - 23:06:14 WIB

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/foto ist SSV Youtube Guardian News

CityPost – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengaku tidak melihat adanya hal positif dari tawaran Nato terhadap Finlandia dan Swedia. Kecuali hanya memicu kekhawatiran kendati adanya dukungan luas dari sekutu Amerika Serikat.

Penegasan itu disampaikan Erdogan pada Sabtu (21/5) lalu kepada Sekjen NATO Jens Stoltenberg melalui saluran telepon. Seperti yang dilansir dari keterangan kantor presiden Turki.

Malahan, saat ini Turki menuding negara-negara Nordik, khususnya Swedia yang didalamnya banyak terdapat imigran Turki, telah menyembunyikan pemberontak Kurdi dan pendukung Fethullah gulen yang dilarang dan selama ini dicari usai menjadi dalang kudeta kepemimpinan Erdogan pada 2016 lalu.

“Kecuali Swedia dan Finlandia dengan jelas menunjukkan bahwa mereka akan berdiri dalam solidaritas dengan Turki pada isu-isu mendasar, terutama dalam perang melawan terorisme. Kami tidak akan mendekati keanggotaan NATO negara-negara ini secara positif,” tegas Erdogan.

Seperti yang dilansir melalui Al Jazeera disebutkan bahwa, Erdogan tengah menolak untuk menjadi tuan rumah bagi delegasi Swedia dan Finlandia di Turki, mengadakan panggilan telepon terpisah dengan para pemimpin kedua negara seperti Presiden Finlandia Sauli Niinisto dan Perdana Menteri Swedia Magdalena Andersson pada Sabtu, mendesak mereka untuk meninggalkan dukungan keuangan dan politik bagi teroris atau kelompok yang mengancam keamanan nasional negaranya.

Bahkan Erdogan meminta Swedia mencabut pembatasan ekspor senjata pertahanan yang diberlakukan pada Turki atas serangan Turki pada tahun 2019 ke Suriah Utara. (And)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar