Jakarta, Indonesia | Monday, 15-08-2022

NEWS UPDATE

Duterte Kecam Putin Terkait Operasi Militer Di Ukraina

Andre Heru | Selasa,24 Mei 2022 - 19:56:58 WIB

Presiden Filipina Rodrigo Duterte/foto ist SSV Youtube NBC News

CityPost – Presiden Filipina Rodrigo Duterte saat ini melayangkan kecaman bagi Presiden Rusia Vladimir Putin atas operasi militer khusus yang mereka gelar di Ukraina. Khususnya dengan adanya korban sipil dalam perang dua negara.

Teguran Duterte ini jarang dilakukan pasalnya Rusia dan Putin merupaka sekutu sekaligus teman yang diidolakan Presiden Filipina. Bahkan Duterte dan Putin keduanya saat ini dituding dan diberi julukan sebagai pembunuh.

“Saya membunuh penjahat, saya tidak membunuh, membunuh anak-anak dan orangtua,” tegas Duterte.

Seperti yang dilansir melalui AL Jazeera dilaporkan bahwa teguran Duterte ini adalah yang pertama kalinya sejak Rusia melakukan operasi militer ke Ukraina. Dia menyiarkan kecamannya melalui televisi bersama pejabat penting lainnya pada Selasa (24/5) hari ini.

Bahkan Duterte menyalahkan perang Rusia dan Ukraina yang telah memicu kenaikan harga minyak global dan telah memukul banyak negara termasuk Filipina.

‘Saya sedang dalam perjalanan keluar dan saya tidak tahu bagaimana menyelesaikan masalah ini. Anda harus menyelesaikan perang antara Ukraina dan Rusia sebelum kita dapat berbicara tentang kembali ke keadaan normal,” tukas Duterte.

Sejauh ini, menurut Duterte apa yang dilakukan Rusia di Ukraina bukanlah operasi militer, melainkan perang skala penuh pasalnya dilancarkan kepada negara yang berdaulat.

“Banyak yang mengatakan bahwa Putin dan saya sama-sama pembunuh. Saya sudah lama memberi tahu anda orang Filipina bahwa saya benar-benar membunuh. Tapi saya membunuh penjahat, saya tidak membunuh anak-anak dan orang tua. Kita berada didua dunia yang berbeda,” ucap Duterte. (And)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar