Jakarta, Indonesia | Saturday, 02-07-2022

NEWS UPDATE

Biden Komitmen Bela Taiwan Jika China Menyerangnya

Andre Heru | Rabu,25 Mei 2022 - 18:53:48 WIB

Presiden AS Joe Biden/foto ist SSV Youtube AFP News Agency

CityPost – Presiden Amerika Serikat Joe Biden Kembali menegaskan komitmen negaranya untuk membantu Taiwan jika mendapatkan serangan dari Tiongkok yang terus mengklaim bahwa Taiwan merupakan provinsi dan hanya menjadi bagian dari wilayah China.

Komitmen AS terhadap Taiwan itu disampaikan Joe Biden pada Selasa (24/5) lalu saat menghadiri pertemuan pemimpin kelompok Quad Amerika Serikat di Tokyo, Jepang.

Biden mengatakan tidak ada perubahan pada kebijakan ambiguitas strategis AS di Taiwan. Bahkan dia mengatakan bakal menggunakan kekuatan untuk mempertahankan pulau demokratik itu.

Seperti yang dilansir melalui Reuters dilaporkan bahwa dalam pertemuan Quad AS. Semua pemimpin negara yang menjadi anggotanya bersepakat untuk memastikan Kawasan Indo Pasifik yang bebas dan terbuka dalam menghadapi China. Namun, pertemuan itu juga dibayangi dengan kencangnya isu Taiwan.

Pemimpin yang terdiri dari AS, India, Australia dan Jepang mengeluarkan pernyataan bersama usai mereka berdiskusi dalam pertemuan. Isi pernyataan bersama itu adalah membahas tanggapan masing-masing terhadap konflik di Ukraina dan krisis kemanusiaan tragis yang sedang berlangsung.

Dalam pertemuan, Perdana Menteri Jepang Furnio Kishida dan Perdana Menteri India Narendra Modi sama-sama mengaku prihatin dengan apa yang terjadi di Ukraina dan mendorong pentingnya ditegakkan supremasi hukum, kedaulatan serta integritas territorial.

Berbeda dengan ketiga pemimpin, Biden memilih membawa isu Taiwan kedalam pertemuan walau sebelumnya tidak ada agenda pembahasan Taiwan. Spontan, apa yang disampaikan Biden menjadi focus para delegasi dan media.

Diketahui, tawaran memberikan dukungan militer AS bagi Taiwan adalah pernyataan terbaru dari Biden dari serentetan pernyataan lain.

Pernyataan Biden kemudian memicu pro dan kontra bahkan dari kalangan kritikus yang selama ini memberikan perhatian dalam mengamati politik luar negeri AS.

Ada kelompok kritikus yang menyatakan Biden salah membahas masalah Taiwan dalam pertemuan Quad. Namun kelompok kritikus lain membenarkan pembahasan yang dilakukan Biden.

Analis yang mendukung Biden menjelaskan tentang pengalaman luas kebijakan luar negeri Biden dan konteks dimana dia membuat pernyataan. Yakni disamping Kishida dan setelah invasi Rusia ke Ukraina. Disana menurut analis itu Biden telah membawa pesan yang jelas ke China selama perjalanannya bahwa jangan pernah mencoba melakukan seperti yang dilakukan Rusia kepada Ukraina dimanapun di Asia, terutama di Taiwan. (And)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar