Jakarta, Indonesia | Saturday, 02-07-2022

NEWS UPDATE

KPK Rahasiakan Proses Pencarian Harun Masiku Agar Tak Kabur

Chandra | Kamis,26 Mei 2022 - 20:54:26 WIB

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri/foto ist SSV Youtube Kompas TV

Jakarta, CityPost – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali dpertanyakan public terkait kinerja perburuan dan penangkapan buronan Harun Masiku yang belum juga berhasil diketahui persembunyiannya.

Menanggapi berbagai kritik tersebut, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyampaikan bahwa pihaknya dan penyidik tidak bisa menyampaikan progress dan pencarian buronan kepada publik.

“KPK berharap publik memahami bahwa pemburuan DPO tentu bukan kerja-kerja yang progresnya bisa disampaikan kepada public secara mendetail. Karena hal ini justru akan menjadi kontra produktif dalam proses pencariannya,” jelas Fikri di Jakarta pada Rabu (25/5) lalu.

Menurut Fikri, jika perkembangan pencarian buronan disampaikan secara detail maka akan sangat riskan sebab yang bersangkutan dapat melarikan diri.

“Sebagaimana kita pahami, DPO juga pasti akan melakukan berbagai cara agar persembunyiannya sulit ditemukan. Nantinya, KPK tentu akan menyampaikan jika memang progressnya sudah diinformasikan kepada public,” ujarnya.

Diketahui, hilangnya dan lambatnya penangkapan buronan Harun Masiku juga disoroti oleh mantan penyidik KPK Novel Baswedan.

Novel menilai, KPK dibawah kepemimpinan Firli Bahuri tidak bekerja memburuh Harun Masiku yang telah menjadi buron sejak Januari 2020 lalu.

Menurut Novel, ada tiga faktor mendasar yang jadi perhatiannya yakni, sikap diam Firli ketika tim KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Harun Masiku untuk kasus suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR periode 2019-2024 yang diintimidasi oleh oknum Polri.

Kedua, tim yang dilarang melakukan penyidikan dan adanya upaya pengembalian anggota tim penyidik kasus ke instansi asal, lalu dikembalikan lagi ke KPK karena dianggap belum habis masa penugasan di lembaga anti rasuah tersebut. (Chand)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar