Jakarta, Indonesia | Saturday, 01-10-2022

NEWS UPDATE

Aktor AS Didesak Kongres Sahkan UU Pengendalian Senjata

Andre Heru | Kamis,09 Jun 2022 - 21:22:32 WIB

Aktor papan AS atas peraih Academy Waward Matthew McConaughey/foto ist SSV Youtube Guardian News

CityPost – Seorang aktor papan atas peraih Academy Waward Matthew McConaughey ikut bereaksi atas peristiwa penembakan massal yang telah menewaskan puluhan siswa dan terjadi disekolah dasar dikota kelahirannya, Uvalde, Texas.

McConaughey menyerukan dan mendesak Kongres di Gedung Putih untuk segera mengesahkan Undang-Undang Pengendalian Senjata untuk menghormati para siswa dan guru yang menjadi korban penembakan pada bulan lalu di Uvalde.

Bahkan secara khusus McConaughey juga meminta Kongres untuk meningkatkan pemeriksaan latar belakang dari pembelian senjata dan menaikkan usia minimum pembeli senjata jenis AR-15 dari usia 18 tahun menjadi 21 tahun.

“Kami ingin sekolah yang aman dan terjamin dan kami ingin undang-undang senjata yang tidak akan memudahkan orang jahat mendapatkan senjata sialan itu,” tegas McConaughey.

Menurut McConaughey saat ini seorang pemilik senjata menggunakan kekuatan bintangnya untuk membuat argumen untuk undang-undang dengan cara yang belum dapat dikerahkan oleh pemerintah Biden, menawarkan hubungan yang jelas dengan kota keciltexas dimana dengan jelas merinci hilangnya nyawa 19 anak dan dua guru dalam penembakan massal disekolah yang menjadi sejarah terburuk kedua di AS.

Melansir laporan Associated Press (AP) News disebutkan bahwa untuk desakannya. McConaughey juga telah bertemu dengan pemimpin mayoritas Senat Chuck Schumer, Ketua Komite Kehakiman Senat yang selama ini menangani undang-undang senjata. Selain itu juga ada Senator Dick Durbin dari Illionis dan peringkat panel Senator Republik Chuck Grassley dari Iowa.

Diketahui bebasnya penggunaan senjata dan senapan serbu yang bisa dimiliki warga Amerika Serikat ditengarai menjadi pemicu serentetan peristiwa penembakan massal yang telah banyak merenggut korban jiwa.

Seorang wanita bernama Ruth Whitfield (86) tewas jadi korban penembakan pria bersenjata di Buffalo, New York pada bulan lalu yang diindikasi sebagai serangan rasis terhadap pembeli kulit hitam.

Putra Ruth yang bernama Garnell Whitfiled Jr meminta Kongres juga melakukan tindakan untuk melawan kanker Supremasi Kulit Putih dan Epidemi kekerasan senjata yang tengah melanda Amerika Serikat.

“Apakah tidak ada yang secara pribadi ingin anda lakukan untuk menghentikan kanker supremasi kulit putih dan terorisme domestic yang diilhaminya,” tanya Garnell dihadapan Anggota Komite Kehakiman Senat. (And/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar