Jakarta, Indonesia | Monday, 15-08-2022

NEWS UPDATE

Ukraina Tuding Kapal Suriah Bawa Gandum Dari Negaranya

Andre Heru | Jumat,29 Jul 2022 - 14:34:22 WIB

Ilustrasi Gambar/foto ist SSV Youtube AP Archive

CityPost – Sebuah kapal kargo milik Suriah yang disebutkan dengan persetujuan pihak Amerika Serikat dituding membawa sebuah jelai curian dari Ukraina dan kini telah berlabuh di Pelabuhan Lebanon. Informasi itu disampaikan oleh misi diplomatik Ukraina di Timur Tengah.

Sementara itu, menurut Kedutaan Besar Ukraina di Beirut, Kapal Kargo itu bernama Laodikia yang telah berlabuh dipelabuhan Tripoli. Sebuah kota terbesar yang berada di Lebanon pada Kamis (28/7) lalu.

Melansir laporan Reuters dan Al Jazeera disebutkan, Kedutaan Ukraina menduga kapal kargo itu membawa 5.000 ton jelai dan 5.000 ton tepung.

Informasi lainnye menyebutkan Departemen Keuangan AS pernah memberikan sanksi kepada Laodikia pada tahun 2015 lalu karena afiliasi mereka kepada pemerintah Suriah dibawah pemerintahan Presiden Bashar al Assad.

Selain menuding kargo itu, Ukraina juga melayangkan tudingan kepada Rusia yang telah menjarah biji-bijian serta baja dari wilayahnya sejak negara itu melakukan Operasi Militer Khusus pada akhir Februari lalu.

Sayangnya, pihak kedutaan besar Ukraina di Beirut tidak merinci terkait pencuriah jelai yang dimaksud dan dituduhkan telah dibawa oleh kapal Laodikia.

Menurut laporan Al Jazeera, Laodikia awalnya menuju Pelabuhan Tartus di Suriah dan diperkirakan tiba pada awal pekan ini. Namun, belum diketahui kenapa kapal kargo itu dialihkan ke Lebanon dan belum ada informasi yang akurat apakah kapal itu juga menurunkan muatannya atau tidak.

Sebelumnya pada Kamis (28/7) lalu. Duta Besar Ukraina Ihor Ostash bertemu dengan Presiden Lebanon Michel Aoun dan memperingatkan bahwa membeli barang curian dari Rusia akan merugikan hubungan bilateral kedua negara.

Hingga berita ini diturunkan, Menteri Ekonomi Lebanon Amin Salam menyatakan kepada Reuters pihaknya melalui otoritas bea dan cukai serta kementerian pertanian sedang menindaklanjuti masalah itu. (And/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar