Jakarta, Indonesia | Friday, 30-09-2022

NEWS UPDATE

Plt Dirjen Bimas Buddha Serukan Kerukunan Umat Jelang Pemilu

Ayu Utami Larasati | Minggu,11 Sept 2022 - 19:19:29 WIB

Plt Dirjen Bimbingan Masyarakat Umat Buddha Kementerian Agama RI Nyoman Suriadarma/foto Otoy Muhammad CityPost

Jakarta, CityPost - Plt Dirjen Bimbingan Masyarakat Umat Buddha Kementerian Agama RI Nyoman Suriadarma menyerukan kepada semua elemen masyarakat Indonesia terus menjaga kerukunan umat Beragama. Khususnya menjelang musim Pemilu 2024 mendatang.

Nyoman menekankan masyarakat harus waspada terhadap sejumlah isu yang nantinya dinilai bisa memicu terjadinya perpecahan antar anak bangsa.

Hal itu disampaikan Nyoman saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun yang ke 48 Taoisme Indonesia sekaligus Peresmian Perhimpunan Tao Dharma Indonesia (PTDI) dan Majelis Tao Dharma Indonesia (MTDI) di Jakarta Pusat pada Sabtu (8/9) kemarin.

“Dinegeri kita ini sangat majemuk dari berbagai keyakinan, kepercayaan, tentu saking banyaknya juga organisasi. Mari kita saling menjaga kehidupan berbangsa, bernegara supaya negeri ini harmonis. Apalagi yang namanya agama itukan sensitif. Kita semua harus punya sebuah kearifan untuk menjaga perilaku dan ucapan,” ujar Nyoman.

Nyoman mengajak semua pihak untuk saling bekerjasama dan saling mendoakan agar Indonesia cepat terbebas dari pandemi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Majelis Tao Dharma Indonesia (MTDI) Taosu Agung Kusumo mengatakan bahwa kerukunan umat bergama selama ini sudah berjalan dengan baik. Semua sudah rukun. Sementara yang tidak rukun hanyalah oknum yang ingin memecah belah.

“Kerukunan beragama di Indonesia dari dulu semua sudah rukun. Tidak ada yang tidak rukun karena didalam agama kita ini, kita anak bangsa dari dulu sampai sekarang semua Bersatu. Yang tidak rukun itu adalah oknum-oknum yang menjadikan tidak rukun,”tegasnya.

Taosu menyerukan sebagai anak bangsa jangan sampai ada yang terpengaruh dan semua harus memperkuat diri, memperkuat iman serta memberikan dukungan kepada negara agar bisa mencapai kemajuan bersama.

“Kita sebagai anak bangsa janganlah kena pengaruh. Kita harus kuatkan diri kita, kuatkanlah iman kita supaya kita dukung negara kit aini maju,”imbuhnya.

Pendiri PTDI dan MTDI ini juga menekankan bahwa semua harus bersyukur karena Indonesia memiliki hasil bumi yang sangat banyak dan bisa diberdayakan. Untuk itu harus kompak agar tidak bangkrut seperti negara-negara diluar negeri yang tidak memiliki apapun.

“Kita melihat diluar negeri sudah banyak negara-negara yang bangkrut karena mereka tidak kompak dan apapun hasil tidak ada. Kalau negara kita ini ada hasil bumi yang sangat banyak. Kalau nggak ada hasil bumi pada hari ini, kita mau jadi apa negara kita ini,” ujarnya. (Ayu Utami Larasati/Otoy Muhammad)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar